Penajam Jadi Wilayah Pengembangan Investasi KSN
Selasa, 29 Sep 2026, 03:27 WIBPENAJAM PASER UTARA - Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, masuk wilayah pengembangan investasi kawasan strategis nasional (KSN) Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) untuk menopang Ibu Kota Nusantara (IKN).
âKSN masuk konsep pengembangan tiga kota, menyiapkan posisi pembangunan daerah di tengah perubahan besar kawasan IKN,â ujar Sekretaris Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara Arif Afandi di Penajam, kemarin.
Pengembangan KSN yang dilakukan Kementerian PPN/Bappenas kolaborasi dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), bakal menjadi penunjang utama ibu kota baru Indonesia itu.
Pengembangan tiga kota meliputi Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kabupaten Kutai Kartanegara, jelas dia, serta Kabupaten Penajam Paser Utara juga masuk menjadi KSN sebagai daerah asal dan terdekat dengan ibu kota baru Indonesia.
Salah satunya pengembangan sektor investasi terintegrasi dengan IKN, lanjut dia, yang dapat mendukung pertumbuhan kawasan strategis nasional seiring perkembangan ibu kota baru.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga mengusulkan 13 sektor sebagai percontohan perencanaan pengembangan KSN tersebut, antara lain jalan, jembatan, pendidikan, rumah sakit hingga pelayanan persampahan.âPotensi perubahan jumlah penduduk akibat perkembangan IKN juga jadi perhatian, perlu perencanaan agar pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi berjalan searah,â tambah Arif.
Pengembangan KSN untuk memastikan arah pembangunan daerah sekitar IKN terkoneksi dengan perencanaan kawasan secara regional dan nasional.
Pengembangan sektor investasi, menurut Masato Akashi, dari tim ahli JICA Jepang, dilakukan identifikasi sektor ekonomi dan proyek yang memiliki potensi untuk dikembangkan di kawasan tersebut.
Identifikasi tidak hanya diarahkan pada sektor industri saja, tetapi berbagai sektor dipelajari untuk melihat potensi pengembangan dan peluang investasi yang dapat mendukung pertumbuhan kawasan. Integrasi antarwilayah sangat penting, karena pertumbuhan IKN tidak berdiri sendiri dan akan berkaitan langsung dengan perkembangan kawasan di sekitarnya, sebut Masato Akashi. Â Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Uniqlo Gelar LifeWear Week Sambut Koleksi Fall/Winter 2026
-
Pemkot Tangerang Targetkan 1.000 Kendaraan Ikuti Uji Emisi Gratis
-
Rupiah Rentan Tertekan - 08 September 2026
-
Komit Lestarikan Lingkungan, PT Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya
-
Aktivitas Penyeberangan Merak Tidak Terganggu Erupsi Anak Krakatau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.