Bantuan 367.000 Liter Air Bersih  ke Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 08 Sep 2026, 23:37 WIB

Penajam, Kaltim - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur bersama sejumlah instansi terkait, mendistribusikan total 367.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan sejak Agustus hingga awal September 2026.

"Bantuan air bersih tersebut disalurkan melalui 84 kali perjalanan pendistribusian dengan menjangkau wilayah Kecamatan Sepaku, Babulu, dan Kecamatan Penajam," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU Nurlaila di Penajam, Selasa.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Ia menyampaikan pendistribusian air bersih dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan warga yang kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

Bantuan air bersih disalurkan ke sejumlah wilayah yang terdampak cukup parah, antara lain di Kelurahan Sepaku dan Desa Karang Jinawi di Kecamatan Sepaku.

Kemudian Desa Gunung Intan serta Desa Sebakung Jaya di Kecamatan Babulu, hingga Kelurahan Penajam. Jangkauan bantuan mencakup puluhan Rukun Tetangga dan ratusan Kepala Keluarga di wilayah-wilayah tersebut.

Pendistribusian air bersih melibatkan kolaborasi lintas instansi, antara lain Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas PUPR, PDAM Sepaku, serta pemerintah desa dan kelurahan setempat.

Dukungan berupa mobil tangki, mesin pompa hingga kendaraan pendukung lainnya dikerahkan secara bersama-sama guna menjamin kelancaran pasokan air bersih hingga ke lokasi penerima.

Pengambilan air bersih dilakukan dari berbagai titik sumber yang tersedia, antara lain Intake Sepaku, embung, sumur air baku, serta fasilitas pengolahan air bersih yang dikelola bersama.

"Sinergi antar-pihak menjadi kunci agar air bersih dapat diangkut dan disalurkan tepat waktu kepada mereka yang membutuhkan, karena perjuangan menjangkau warga tidak mudah, namun kami pastikan setiap air yang disalurkan dapat meringankan beban warga yang membutuhkan," ujar Nurlaila.

Ia juga mengatakan bahwa pendistribusian air bersih akan terus dipantau dan dilanjutkan selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

"Pemerintah daerah terus berupaya memperluas jangkauan bantuan sekaligus mencari solusi jangka panjang agar ketersediaan air bersih warga dapat terjamin secara berkelanjutan," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.