Khachanov Singkirkan Auger-Aliassime, Swiatek dan Osaka Melaju di US Open
Jumat, 04 Sep 2026, 07:47 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra"Saya hanya berusaha menikmati setiap hari dan meningkatkan permainan setiap hari."
Sementara itu, Naomi Osaka harus bekerja lebih keras untuk mengamankan kemenangan. Mantan petenis nomor satu dunia asal Jepang tersebut mengalahkan Katerina Siniakova 6-2, 5-7, 6-1.
Osaka, yang telah mengoleksi empat gelar Grand Slam termasuk dua trofi US Open, mengawali pertandingan dengan sangat dominan. Ia merebut set pertama dan memimpin 4-2 pada set kedua tanpa sekalipun menghadapi break point.
Namun, permainan Osaka kemudian goyah. Kesalahan sendiri mulai menumpuk. Ia mencatat 20 unforced errors pada set kedua, dibandingkan hanya empat pada set pertama.
Siniakova memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bangkit. Dari tertinggal 3-5, petenis Ceko itu merebut empat gim beruntun dan memaksakan pertandingan ke set penentuan.
Osaka kemudian menenangkan diri saat jeda ke toilet dan kembali dengan permainan yang lebih agresif. Ia langsung melakukan break untuk memimpin 3-0 dan berhasil menyelamatkan dua break point pada gim kelima sebelum mengamankan kemenangan.
"Saya hanya merasa harus berjuang," ujar Osaka.
Drama serupa dialami juara Australian Open sebelumnya, Madison Keys. Ia harus menyelamatkan lima match point sebelum membalikkan keadaan untuk mengalahkan Anna Bondar.
Keys tertinggal 2-5 pada set ketiga, tetapi mampu bangkit dan memenangkan pertandingan melalui tie-break dengan skor 4-7, 6-4, 7-6 (10/5).
Pada pertandingan lainnya, runner-up US Open 2025 Amanda Anisimova mengalahkan petenis Austria Lilli Tagger 6-3, 3-6, 6-1.
Bintang Filipina yang sedang naik daun, Alexandra Eala, juga melaju setelah mengalahkan Oleksandra Oliynykova 6-1, 6-4.
Mantan juara US Open lainnya, Coco Gauff, dijadwalkan tampil pada sesi malam di Arthur Ashe Stadium menghadapi mantan petenis nomor dua dunia, Paula Badosa.
Badosa unggul dalam rekor pertemuan langsung, termasuk kemenangan atas Gauff di Berlin tahun ini.
Sementara itu, pertarungan lintas generasi tersaji di Louis Armstrong Stadium ketika petenis Prancis berusia 40 tahun, Gael Monfils, menghadapi petenis Amerika berusia 20 tahun, Learner Tien.
Monfils berusaha memperpanjang kiprahnya di Grand Slam terakhir dalam kariernya sebelum pensiun. Namun, Tien memiliki modal bagus setelah mengalahkannya di Cincinnati pada Agustus dalam satu-satunya pertemuan mereka sebelumnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!