Karhutla Hanya 44 Km dari IKN, Helikopter Caracal Mulai Bombardir Titik Api
Jumat, 04 Sep 2026, 15:20 WIBJakarta - TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan helikopter Caracal yang dilengkapi kantong air (water bucket) untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Berdasarkan siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI yang diterima di Jakarta, Jumat (4/9), karhutla terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, sekitar 44 kilometer dari IKN.
Operasi pemadaman melalui udara tersebut dilakukan pada Kamis (3/9) setelah titik api kembali muncul di lokasi yang sebelumnya telah ditangani personel TNI bersama petugas pemerintah daerah.
"Api kembali menyala dan membakar lahan sekitar lima hektare di Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara," demikian keterangan Puspen TNI.
TNI AU kemudian mengerahkan helikopter Caracal untuk melakukan pengeboman air (water bombing) pada titik api guna mempercepat proses pemadaman.
Berdasarkan keterangan tersebut, proses pemadaman masih berlangsung saat informasi disampaikan. TNI berharap operasi pemadaman melalui udara dapat mempercepat penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Sementara itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI turut bergerak menangani karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan menerjunkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB).
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menyampaikan keprihatinannya atas kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalbar dan Kalsel.
"Sudah beberapa hari pemadaman karhutla dilakukan. Tim BTB kami terjunkan untuk membantu penanganan karhutla yang hingga kini masih menyisakan titik api dan asap," kata Sodik.
Menurut dia, Baznas tidak hanya membantu proses pemadaman, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar petugas dan masyarakat di sekitar lokasi terdampak dapat terpenuhi.
Tim BTB turut memberikan dukungan kepada petugas dan masyarakat melalui pendirian dapur air, distribusi masker, serta makanan ringan.
"Baznas terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Dapur air disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air minum dan menjaga kondisi fisik petugas selama bertugas di lapangan, serta bagi masyarakat yang terdampak karhutla," ujar Sodik.
Ia mengatakan asap tebal akibat kebakaran menyelimuti sejumlah wilayah dan bahkan dilaporkan sampai ke negara tetangga. Oleh karena itu, kebutuhan masker dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
"Akibat kebakaran ini, asap tebal menyelimuti sejumlah wilayah, bahkan sampai ke negeri tetangga. Karena itu, kebutuhan masker sangat penting saat ini. Jangan sampai banyak masyarakat yang terdampak mengalami gangguan kesehatan pernapasan," katanya.
- Ibu Kota Negara (IKN)
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Siap Sambut Wisatawan Lebaran, Bantul Perbanyak Petugas Retribusi Pantai
-
Kemnaker dan bank bjb Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM, Perkuat Layanan Perbankan.
-
BPJS Kesehatan Ungkap Belum Terdapat Perubahan Biaya Iuran Anggota
-
Pemkab Bogor Normalisasi Irigasi di Empat Kecamatan
-
Festival Musik Latihan Pestapora 2026 Digelar di Malaysia, Rhoma Irama Bakal Tampil Bareng Maliq & D'essentials
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.