Paredes Bimbang Lanjut di Timnas Argentina Usai Dijatuhi Skors 10 Pertandingan
Kamis, 03 Sep 2026, 00:07 WIBBUENOS AIRES â Masa depan Leandro Paredes bersama tim nasional Argentina mulai dipertanyakan. Gelandang berusia 32 tahun itu mengaku sulit melanjutkan karier internasional setelah dirinya dijatuhi hukuman larangan bermain selama 10 pertandingan akibat keributan seusai kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia.
Paredes juga menyebut keputusan Lionel Messi untuk pensiun dari sepak bola internasional sebagai salah satu faktor yang membuatnya harus mempertimbangkan kembali masa depannya bersama La Albiceleste.
Paredes menerima sanksi tersebut pada Agustus, beberapa pekan setelah keributan terjadi tepat seusai peluit panjang final Piala Dunia. Dalam insiden tersebut, Paredes mendorong gelandang Spanyol, Gavi, hingga terjatuh ketika para pemain cadangan Spanyol berhamburan ke lapangan untuk merayakan keberhasilan mereka menjadi juara.
Paredes menghadapi tiga dakwaan terkait tindakan kekerasan dalam insiden tersebut. Rekan setimnya, Nahuel Molina, menghadapi dua dakwaan. Kedua pemain juga masing-masing dikenai denda sebesar 90.000 dolar AS (sekitar 1,5 miliar Rupiah).
"Ini akan sulit bagi saya untuk bertahan bersama tim nasional," kata Paredes kepada media Argentina, Rabu (2/9).
"Karena skorsing tersebut, juga karena keputusan Leo. Akan sulit bagi semuanya untuk berjalan seperti sebelumnya."
Paredes mengaku belum membicarakan situasi tersebut secara langsung dengan pelatih Argentina, Lionel Scaloni. Namun, dia memastikan pembicaraan mengenai masa depannya akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Saya belum membicarakannya dengan pelatih (Lionel Scaloni), tetapi kami akan berbicara dan melihat keputusan apa yang saya ambil," ujar Paredes.
Selain hukuman yang diterimanya, Paredes menyadari bahwa kepergian Messi dari tim nasional juga akan memberikan perubahan besar bagi Argentina.
Messi selama bertahun-tahun menjadi pusat permainan sekaligus simbol keberhasilan generasi emas Argentina. Kehadirannya mengantarkan La Albiceleste meraih berbagai gelar penting dan mengakhiri penantian panjang untuk menjadi juara dunia.
Bagi Paredes, warisan Messi akan tetap hidup meski sang megabintang tidak lagi memperkuat Argentina.
"Warisan Leo akan hidup selamanya karena apa yang telah dia capai, karena dia tidak pernah menyerah dan menunjukkan bahwa impian membutuhkan perjuangan, harus dikejar dan pada akhirnya bisa diwujudkan," kata Paredes.
Paredes mengungkapkan bahwa para pemain Argentina sebenarnya sudah menyadari kemungkinan pertandingan final Piala Dunia menjadi laga terakhir Messi bersama tim nasional.
"Kami sudah berbicara pada hari-hari terakhir Piala Dunia tentang bagaimana final tersebut kemungkinan besar akan menjadi pertandingan terakhirnya. Namun, kami tetap tidak siap menghadapinya karena arti penting dirinya bagi kami," tuturnya.
Situasi yang dialami Paredes menambah ketidakpastian bagi Argentina menjelang fase baru setelah era kejayaan yang dipimpin Messi.
Paredes selama ini merupakan salah satu pemain penting di lini tengah Argentina. Pengalamannya membuat dia menjadi bagian dari kelompok pemain senior yang memiliki hubungan dekat dengan Messi sekaligus memahami filosofi permainan Scaloni.
Namun, hukuman 10 pertandingan membuat Paredes tidak dapat langsung membantu Argentina dalam sejumlah laga internasional berikutnya. Di sisi lain, keputusan Messi untuk mengakhiri karier internasional semakin memperbesar kemungkinan terjadinya regenerasi dalam skuad.
Argentina kini harus mempersiapkan generasi baru untuk melanjutkan kesuksesan yang dibangun selama beberapa tahun terakhir.
Bagi Paredes sendiri, keputusan mengenai masa depannya belum final. Dia masih akan berdiskusi dengan Scaloni sebelum menentukan apakah akan terus mengenakan seragam Argentina atau memilih mengakhiri perjalanan internasionalnya.
"Saya akan berbicara dengan pelatih dan kemudian melihat keputusan apa yang saya ambil," kata Paredes.
Keputusan tersebut akan menjadi salah satu bab penting dalam perjalanan karier Paredes sekaligus menandai perubahan besar bagi Argentina setelah kehilangan Messi sebagai figur utama di tim nasional.
- Skorsing
- Piala Dunia 2026
- Timnas Argentina
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Sedimentasi Lumpuhkan Irigasi, Pemerintah Gorontalo Bangun 16 Titik Air Tanah untuk Petani.
-
Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Berpotensi Variatif Dipicu Sentimen Global-Domestik
-
Piala Dunia, Argentina Lolos ke Final Menghadapi Spanyol, Benar-benar Final Ideal
-
Harga Minyak Turun Usai Trump Beri Sinyal Berunding Lagi dengan Iran
-
Taekwondoin Indonesia Andi Sultan Raih Medali Emas di Kejuaraan Asia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.