Siaga Darurat Kekeringan, Status yang Ditetapkan Pemkab Lombok Tengah
Rabu, 02 Sep 2026, 14:23 WIBLOMBOK TENGAH â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan pihaknya telah menetapkan status siaga darurat kekeringan menjelang puncak musim kemarau 2026.
"Status kekeringan Lombok Tengah saat ini masih siaga," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, Ridwan Maâruf, di Lombok Tengah, Rabu (02/9).
Ia mengatakan bahwa dengan kondisi kekeringan yang terjadi saat ini masyarakat mulai banyak meminta air bersih, namun pihaknya memastikan masih belum masuk darurat tapi masih sebatas siaga darurat kekeringan.
"Meski banyak yang meminta air bersih, namun tidak seperti tahun lalu yang jumlah masyarakat meminta air bersih yang tinggi," katanya.
Ia mengatakan berdasarkan data sementara, saat ini yang sudah terdampak kekeringan sekitar lima Kecamatan di antaranya di Kecamatan Praya Timur, Jonggat, Praya Barat, Praya Barat Daya.
"Ada beberapa Desa di Kecamatan lainnya juga meminta air bersih ke kita, tapi yang paling parah dan banyak meminta bantuan air bersih memang di Kecamatan Praya Timur dan Jonggat,â katanya.
Ia mengatakan masyarakat banyak meminta untuk suplai air bersih tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tapi ada juga yang meminta untuk kebutuhan pesta pernikahan dan acara lainnya. Dari BPBD memastikan tetap menyuplai air bersih kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan yang ada.
âSekarang ini sudah sekitar 75 tangki sudah kita suplai dan kalau melihat tren pada bulan yang sama dengan tahun yang berbeda, memang tahun ini permintaan air bersih jauh menurun karena kalau tahun lalu di bulan yang sama dengan tahun ini sudah sampai ratusan tangki,â katanya.
Ia juga memastikan bahwa ketersediaan air bersih bagi masyarakat tetap aman dan BPBD siap menyuplai setiap permintaan masyarakat.
- Pemkab Lombok Tengah
- Siaga Darurat Kekeringan
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Puluhan Ribu Pelanggan Manfaatkan Diskon Tarif Tiket Kereta di Daop 2 Bandung
-
APINDO: ION Percepat Digitalisasi UMKM dan Perluas Akses Pasar Nasional
-
BRIN Akan Bentuk Pusat Penelitian Perikanan Tangkap untuk Perkuat Ilmu dan Teknologi Kelautan RI
-
Perkuat Hubungan dengan Media Massa, KPP DEM dan Bawaslu Teken MoU Kolaborasi Informasi Publik
-
Ada yang Tahu Pepelingasih?
-
Pembagian Lahan Negara untuk Warga Miskin: Pemerintah Siapkan 1 Juta Bidang Tanah Sampai 2026
-
Kunjungan Menteri Pertahanan Tailan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.