Kemarau Makin Kering, Lombok Tengah Tetapkan Status Siaga Darurat
Rabu, 02 Sep 2026, 15:48 WIBLOMBOK TENGAH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan pihaknya telah menetapkan status siaga darurat kekeringan menjelang puncak musim kemarau 2026.
"Status kekeringan Lombok Tengah saat ini masih siaga," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah Ridwan Maâruf di Lombok Tengah, Rabu (2/9).
Ia mengatakan bahwa dengan kondisi kekeringan yang terjadi saat ini masyarakat mulai banyak meminta air bersih, namun pihaknya memastikan masih belum masuk darurat tapi masih sebatas siaga darurat kekeringan.
"Meski banyak yang meminta air bersih namun tidak seperti tahun lalu yang jumlah masyarakat meminta air bersih yang tinggi," katanya.
Ia mengatakan berdasarkan data sementara, saat ini yang sudah terdampak kekeringan sekitar lima Kecamatan di antaranya di Kecamatan Praya Timur, Jonggat, Praya Barat, Praya Barat Daya.
"Ada beberapa Desa di Kecamatan lainnya juga meminta air bersih ke kita, tapi yang paling parah dan banyak meminta bantuan air bersih memang di Kecamatan Praya Timur dan Jonggat,â katanya.
Ia mengatakan masyarakat banyak meminta untuk suplai air bersih tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tapi ada juga yang meminta untuk kebutuhan pesta pernikahan dan acara lainnya. Dari BPBD memastikan tetap menyuplai air bersih kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan yang ada.
âSekarang ini sudah sekitar 75 tangki sudah kita suplai dan kalau melihat tren pada bulan yang sama dengan tahun yang berbeda, memang tahun ini permintaan air bersih jauh menurun karena kalau tahun lalu di bulan yang sama dengan tahun ini sudah sampai ratusan tangki,â katanya.
Ia juga memastikan bahwa ketersediaan air bersih bagi masyarakat tetap aman dan BPBD siap menyuplai setiap permintaan masyarakat.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Menkeu: Pemerintah Serius Kembangkan Mobil Listrik
-
Mengagetkan Temuan Ini, Ada 13.297 Suspek Kusta dalam Cek Kesehatan Gratis 2026
-
KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu
-
29 Desa di Cilacap Alami Kekeringan
-
Cegah Keresahan Masyarakat, Pengiriman Pasokan Dipercepat untuk Atasi Antrean BBM di Jatim
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.