PMI Banyumas Optimis Himpun Rp2,5 Miliar untuk Aksi Sosial Lewat Gelar Bulan Dana

Rabu, 02 Sep 2026, 15:17 WIB

PURWOKERTO - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menargetkan perolehan Bulan Dana PMI Tahun 2026 sebesar Rp2,5 miliar, atau sama dengan target tahun sebelumnya.

Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Banyumas 2026 Letkol Inf Edward Deru Saka Samosir di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Banyumas, Rabu (2/9), mengaku optimistis target tersebut dapat tercapai, bahkan terlampaui, mengingat tren perolehan dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA/Syifa Yulinnas

"Target sasaran bulan dana tahun ini sama dengan tahun sebelumnya, yaitu Rp2,5 miliar. Meskipun demikian, kami berharap dan optimistis perolehan dapat melampaui perolehan tahun sebelumnya," kata Dandim 0701/Banyumas itu dalam Pencanangan dan Sosialisasi Bulan Dana PMI Tahun 2026 Kabupaten Banyumas.

Ia mengatakan, pengumpulan dana dilaksanakan mulai 1 September hingga 30 November 2026 dan dapat diperpanjang satu bulan hingga 31 Desember 2026.

Ia mengakui perolehan Bulan Dana PMI di Banyumas sempat menurun saat pandemi COVID-19.

Akan tetapi dalam tiga hingga empat tahun terakhir, kata dia, perolehan kembali menunjukkan tren peningkatan dan kerap melampaui target.

Ia mengajak seluruh panitia dan unit pengumpul dana bekerja aktif, tertib, serta menjaga integritas agar kegiatan tersebut berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan PMI merupakan salah satu unsur penting dalam memperkuat ketangguhan masyarakat karena selalu hadir ketika terjadi bencana maupun persoalan kemanusiaan.

"Ketika ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan dan ketika ada persoalan kemanusiaan, PMI selalu hadir dan berbuat," katanya.

Menurut dia, pelaksanaan Bulan Dana PMI tidak hanya berorientasi pada besarnya dana yang terkumpul, juga menjadi momentum untuk menjaga dan menguatkan semangat kepedulian masyarakat.

Ia meminta seluruh panitia dan unit pengumpul dana bekerja maksimal dengan mengedepankan prinsip sukarela, transparansi, dan akuntabilitas.

Ia menilai penanganan bencana, pelayanan kemanusiaan, kebutuhan darah, dan persoalan sosial membutuhkan kesiapan serta dukungan semua pihak.

"Pemerintah Kabupaten Banyumas akan terus mendukung PMI agar dapat menjalankan tugas kemanusiaannya secara optimal," katanya.

Ditemui usai acara, Sadewo mengatakan target tahun ini sebesar Rp2,5 miliar sama dengan tahun sebelumnya.

Pada 2025, realisasi Bulan Dana PMI Banyumas mencapai Rp2,510 miliar.

"Biasanya melebihi, tetapi tidak tahu karena situasi ekonomi (apakah bisa terlampaui atau tidak)," katanya.

Ia mengatakan, PMI Banyumas selama ini mendapat kepercayaan masyarakat karena dana yang dihimpun digunakan untuk membantu warga, terutama dalam penanganan bencana dan berbagai kebutuhan sosial.

Ia juga memastikan tidak ada perluasan signifikan sasaran pengumpulan dana.

Menurut dia, kontribusi pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang bertugas di Banyumas akan kembali dihimpun melalui Bulan Dana PMI Banyumas karena sebelumnya sempat masuk ke rekening provinsi.

“Dana yang terkumpul nantinya antara lain digunakan untuk penanganan bencana dan bantuan sosial, seperti kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Bupati. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.