Sembilan Pebulu Tangkis Difokuskan ke Asian Games Jepang

Selasa, 01 Sep 2026, 07:47 WIB

JAKARTA – Ini keputusan sepertinya mendadak. Baru saja hari ini dimulai China Masters 2026, tapi rombongan pemain Indonesia ditarik agar bisa focus ke Asian games Jepang.

Salah satu wakil yang tetap dimainkan di China Masters adalah Jonatan Christie. Dia akan menjalani China Masters 2026 di Shenzhen 1-6 September sebagai ujian untuk satus tunggal putra nomor satu dunia . Jojo menyandangnya sejak 25 Agustus dengan koleksi 87.631 poin, hanya enam hari sebelum turnamen Super 750 itu mulai.

Ket. Foto: fokus ke asian games — Sumber: ist

Pemain berusia 28 tahun itu naik dua tingkat dari posisi ketiga guna menyalip Christo Popov dari Prancis  di posisi kedua dengan 87.002 poin dan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand dengan 86.915 poin. Pencapaian tersebut mengakhiri penantian 26 tahun Indonesia dalam memiliki kembali tunggal putra nomor satu dunia setelah Taufik Hidayat pada 2000.

China Masters menjadi panggung pertama  Jonatan dalam status baru itu dan sekaligus unggulan pertama tunggal putra. Berdasarkan undian, Jonatan akan menghadapi atlet Malaysia Leong Jun Hao pada babak pertama, yang keduanya memiliki head to head 4-3 untuk Jonatan. 

Jonatan datang ke Shenzhen setelah memperoleh hasil yang tidak sesuai harapan pada Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India, setelah dihentikan Rasmus Gemke 21-11, 13-21, 18-21 pada babak 16 besar. China Masters juga menjadi bagian dari pengaturan program pemain Indonesia menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI Eng Hian mengatakan sejumlah pemain tetap diturunkan karena membutuhkan poin peringkat dunia dan sekaligus menjaga ritme pertandingan menjelang Asian Games. Jonatan menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia yang tetap berada dalam daftar peserta China Masters setelah Alwi Farhan ditarik dari turnamen itu.

Mereka yang ditarik adalah Putri KW, Alwi Farhan dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. “Mereka masuk dalam long list Asian Games, sehingga kami perlu mengatur program masing-masing agar persiapannya bisa lebih optimal, termasuk waktu untuk recovery, latihan, dan evaluasi," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI Eng Hian dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Enam wakil lainnya juga mundur dari China Masters. Mereka adalah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine dari sektor ganda putri.

Ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata juga batal mengikuti turnamen itu. Indonesia hanya menyisakan empat wakil di China Masters. Keempatnya adalah Jonatan Christie, ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.