De la Fuente Perpanjang Kontrak, Yakin Timnas Spanyol Masih Terus Raih Prestasi Terbaik

Rabu, 23 Sep 2026, 00:25 WIB

MADRID – Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan bahwa perjalanan La Roja belum mencapai puncaknya. Setelah resmi memperpanjang kontrak hingga 2032, De la Fuente yakin masih banyak prestasi yang dapat diraih bersama tim nasional.

De la Fuente, 65 tahun, menandatangani perpanjangan kontrak pada hari Selasa (22/9). Sejak mengambil alih posisi pelatih dari Luis Enrique pada tahun 2022, ia membawa Spanyol meraih sejumlah prestasi besar, termasuk Piala Dunia kedua dalam sejarah mereka, gelar Piala Eropa 2024, dan trofi UEFA Nations League.

Ket. Foto: Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente. — Sumber: FIFA

"Masih banyak hal baik yang akan bisa kita nikmati bersama," kata De la Fuente dalam sebuah acara di markas Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) di kawasan Madrid, tidak lama setelah perpanjangan kontraknya diumumkan.

De la Fuente sebelumnya menghabiskan sekitar satu dekade menangani berbagai kelompok usia tim nasional Spanyol sebelum dipercaya menangani tim senior pada 2022. Dari 50 pertandingan sebagai pelatih tim senior, ia mencatat 38 kemenangan.

Rekam jejaknya bersama tim junior juga mentereng. Ia membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa U-17 dan U-21, serta mengantarkan tim nasional meraih medali perak pada Olimpiade Tokyo 2021.

Presiden RFEF Rafael Louzán menyebut perpanjangan kontrak tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap pencapaian De la Fuente sekaligus upaya menjaga kesinambungan tim nasional.

"Kita berbicara tentang pelatih kepala paling sukses dalam sejarah tim nasional. Setelah 14 tahun bersama kami, ini adalah sesuatu yang layak diterima Luis de la Fuente, yakni masa depan jangka panjang di RFEF," ujar Louzán.

"Kami menginginkan stabilitas dan kepercayaan, untuk Luis, seluruh stafnya, maupun para pemain."

Louzán menjelaskan, pembicaraan awal sebenarnya lebih berfokus pada kontrak hingga Piala Dunia 2030, ketika Spanyol akan menjadi salah satu tuan rumah bersama Portugal dan Maroko.

Namun, federasi akhirnya memutuskan memperpanjang kesepakatan hingga dua tahun setelah turnamen tersebut.

"Mudah-mudahan dia bisa terus bekerja setelah 2032. Tetapi paling tidak, yang bisa kami lakukan adalah menawarkan kontrak hingga 2032 kepada pelatih tim nasional yang mungkin paling banyak meraih prestasi untuk Spanyol, dengan segala hormat kepada pelatih-pelatih hebat seperti Vicente del Bosque dan lainnya," kata Louzán.

"Saya pikir ini adalah hal yang tepat untuk dilakukan dan memang pantas diterima Luis," tambahnya.

RFEF tidak mengungkapkan detail finansial kontrak baru tersebut. Namun, media Spanyol melaporkan De la Fuente mendapatkan kenaikan gaji yang cukup signifikan.

Membidik Lebih Banyak Trofi

De la Fuente menegaskan perpanjangan kontrak tersebut bukan alasan untuk berpuas diri. Ia mengatakan target berikutnya sudah berada di depan mata.

"Kami tidak puas dengan apa yang sudah kami capai sejauh ini. Masa terbaik masih akan datang," tegas De la Fuente.

Pelatih berusia 65 tahun itu mengaku sangat antusias menghadapi Piala Dunia 2030, tetapi juga mulai memikirkan Euro 2032.

"Saya sangat bersemangat untuk mencapai Piala Dunia 2030, tetapi saya juga bersemangat untuk mencapai Euro 2032," ujarnya.

"Dan karena saya orang yang sangat kompetitif, saya akan memberikan seluruh kemampuan yang saya miliki."

Spanyol akan kembali menjalani pertandingan pada 26 September dengan bertandang ke Inggris. Laga tersebut menjadi pertandingan pertama mereka setelah menjuarai Piala Dunia.

Tiga hari kemudian, Spanyol akan menjamu Kroasia di Sevilla dalam laga pembuka Nations League. Mereka kemudian menghadapi Republik Ceko di Oviedo pada 3 Oktober sebelum kembali bertandang ke Kroasia tiga hari berikutnya untuk menutup agenda internasional tersebut.

Target besar berikutnya bagi Spanyol adalah Euro 2028. La Roja memiliki peluang mengulangi pencapaian generasi emas yang memenangkan Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012 secara beruntun.

Sejak ditangani De la Fuente, Spanyol selalu mencapai partai final dalam setiap kompetisi yang mereka ikuti.

Satu-satunya kegagalan meraih trofi terjadi pada Nations League tahun lalu. Spanyol harus kehilangan gelar setelah kalah melalui adu penalti dari Portugal di final.

Dengan kontrak baru hingga 2032, De la Fuente kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan proyek jangka panjang bersama Spanyol sekaligus memburu lebih banyak trofi di pentas internasional.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.