Meksiko Keluhkan Sulitnya Jaga Hubungan Dagang dengan AS

Selasa, 01 Sep 2026, 03:38 WIB

KOTA MEKSIKO - Menteri Perekonomian Meksiko Marcelo Ebrard menyatakan bahwa hubungan dagang baru dengan Amerika Serikat (AS) menghadirkan "tantangan terbesar" abad ini bagi negaranya.

"Kita tidak pernah menghadapi tantangan dengan skala dan kompleksitas seperti ini dengan AS," kata Ebrard dalam pertemuan partai penguasa, Gerakan Regenarsi Nasional atau Morena, di Kamar Deputi Meksiko, Minggu (30/8) waktu setempat.

Ket. Foto: — Sumber: SIMONMAYER/GETTY IMAGES

Ebrard mengatakan bahwa ekonomi global sedang mengalami pergeseran besar dari sistem yang berbasis perdagangan bebas menjadi sistem yang semakin dibentuk oleh prinsip-prinsip proteksionisme, yang bertujuan membawa kembali sebagian kegiatan manufaktur ke AS.

Menurut Ebrard, berdasarkan perubahan baru tersebut, lokasi tempat suatu produk dibuat menjadi semakin penting, padahal harga dan kualitas, khususnya harga, sebelumnya dianggap lebih penting.

Dalam konteks ini, Meksiko berupaya mempertahankan akses ke pasar AS dan menjaga salah satu level tarif efektif terendah di dunia, imbuhnya.

Ebrard mengatakan bahwa barang ekspor Meksiko berupa barang elektronik, peralatan komputasi, dan produk-produk yang berkaitan dengan lonjakan kecerdasan buatan (AI) di AS meningkat tajam antara 2025 hingga 2026.

Pemerintah Meksiko memperkirakan ekonomi negara tersebut akan tumbuh antara 1,8 persen hingga 2,8 persen tahun ini.

Ekonomi Meksiko, yang terbesar kedua di Amerika Latin setelah Brasil, tumbuh 0,5 persen pada 2025, terutama didorong oleh sektor jasa di tengah lemahnya aktivitas industri yang berkaitan dengan AS. Ant

  • mexico peso
  • Claudia Sheinbaum

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.