Intelijen Spanyol Pastikan Maroko Tak Terlibat Krisis Ceuta

Selasa, 01 Sep 2026, 15:58 WIB

MOSKOW - Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez pada Senin (31/8) menyatakan bahwa pihaknya tidak menemukan bukti apa pun yang mengindikasikan keterlibatan Pemerintah Maroko dalam masuknya migran secara massal ke wilayah Ceuta pada akhir Juli lalu.

"Tidak ada informasi, baik dari badan keamanan negara maupun Pusat Intelijen Nasional, yang mengarah pada keterlibatan otoritas Maroko (dalam insiden tersebut)," ujar Sanchez dalam sebuah wawancara dengan radio lokal, Cadena SER.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/FADEL SENNA

Ia menilai kerja sama yang terjalin antara Spanyol dan Maroko dalam mengatasi krisis migran tersebut berjalan "sangat positif".

Ia juga mengatakan bahwa penyelesaian permasalahan di Ceuta itu mustahil dapat terwujud tanpa adanya koordinasi yang baik dengan Pemerintah Maroko.

Lebih lanjut, Sanchez mengungkapkan bahwa proses penyelidikan terkait penyebab insiden tersebut masih terus berlangsung. Ia mengakui bahwa hingga saat ini pihak berwenang di Spanyol belum mendapatkan gambaran yang utuh dan menyeluruh mengenai peristiwa tersebut.

Pada akhir Juli lalu, Ceuta — sebuah kota otonom milik Spanyol yang terletak di pesisir utara Afrika dan berbatasan langsung dengan Maroko — menghadapi lonjakan kedatangan migran secara besar-besaran.

Kementerian Dalam Negeri Spanyol melaporkan bahwa sekitar 72.000 migran telah menyeberang secara ilegal dan memasuki wilayah negara tersebut dari arah Maroko. Ant

  • Maroko
  • casablanca
  • ceuta
  • Pedro Sanchez

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.