Agar Adaptif dan Bersaing, Begini Cara IPTI Tempa Mahasiswa Baru Jadi Profesional Pariwisata
Rabu, 23 Sep 2026, 13:25 WIBJAKARTA âPersaingan di industri pariwisata ke depannya akan semakin kompleks. Agar bisa bersaing, pelaku pariwisata harus terus meningkatkan kemampuannya, membangun karakter agar adapti terhadap dinamika global.
Konsep itu menjadi inti dalam rangkaian acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Institut Pariwisata Tedja Indonesia (IPTI). Acara ini berlangsung selama lima hari, 7â11 September 2026
 Bukan sekadar ospek, PKKMB tahun ini dikemas sebagai perjalanan pembentukan karakter, pengenalan budaya kampus, dan persiapan masuk dunia industri pariwisata global.
Rektor IPTI, Dr. Ariani Kusumo Wardhani, menegaskan PKKMB tahun ini dirancang bukan sebagai seremonial belaka, melainkan sebagai fondasi pembentukan karakter. "Kami ingin mahasiswa baru tidak hanya mengenal kampus, tetapi juga memahami nilai GRACE - Growth, Resilience, Attitude, Competence, dan Excellence - serta memiliki mindset pariwisata berkelanjutan dan berdaya saing global," ujar Ariani dalam sambutan Inaugurasi, Jumat (11/9).
Dia menekankan bahwa setiap hari punya misi berbeda, namun saling terhubung untuk mencetak mahasiswa yang berkarakter, profesional, dan berdampak.
Menurut Ariani, tantangan industri pariwisata ke depan menuntut lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga kuat secara karakter dan adaptif terhadap teknologi.
"Kami ingin kalian menjadi mahasiswa yang berkarakter, profesional, adaptif, dan berdampak. Itulah DNA lulusan IPTI yang kami siapkan untuk industri," tambahnya.
Di hari pertama dengan tema âMuatan Lokal Perguruan Tinggiâ, mahasiswa baru diajak mengenal lingkungan, dosen, dan tenaga kependidikan IPTI. Mereka dibekali materi Kampus Berdampak, Local Wisdom & Sustainability Tourism, Grace & Growth Mindset, hingga etika dan tata krama. Hari pertama ditutup dengan Hymne IPTI Drilling yang membangun rasa kebersamaan.
Memasuki hari kedua bertema âSistem Pendidikan Tinggiâ, mahasiswa diajak menyelami kurikulum, organisasi kemahasiswaan, hingga pengembangan minat bakat. Pembekalan penting juga diberikan soal GRACE & Mental Health, bijak bermedsos, serta penguatan karakter antiplagiarisme, antinarkoba, antikorupsi, dan anti-kekerasan seksual (PPKPT).
Hari ketiga fokus pada wawasan kebangsaan dan bela negara. Mahasiswa mendalami nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, serta pencegahan intoleransi dan radikalisme. Tak ketinggalan, mereka juga dibekali materi kekinian: kepemimpinan, AI untuk mahasiswa, etika teknologi informasi, hingga literasi keuangan.
Ini hari paling interaktif. Diawali dengan Grace & Character Building dan Campus Tour plus games kekompakan, mahasiswa kemudian mengikuti sesi Make Up Class & Grooming bersama Dr. Zairil dan brand Make Over. Sebagai kampus pariwisata, penampilan profesional menjadi bekal utama. Sesi ditutup dengan Domino Effect dan Inauguration Drilling.
Puncak PKKMB digelar Jumat, 11 September 2026 melalui Inaugurasi Mahasiswa Baru. Acara dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Hymne IPTI, dilanjutkan sambutan Rektor IPTI Dr. Ariani Kusumo Wardhani, dan Ketua Yayasan Nurani Pujiastuti
Momen spesial hadir dengan sharing session dari Robby Fachri, Director of Human Resources Marriott, dan penandatanganan MoU/MoA antara IPTI dengan Wyndham Casablanca Jakarta yang dihadiri Area General Manager Indra Budiman dan Chairperson Eduversal Foundation Arya Adrian Maulana.
Rangkaian dilanjutkan dengan Student Performance, penyematan jas almamater, dan ikrar mahasiswa sebagai tanda resmi menjadi keluarga besar IPTI.
PKKMB ditutup dengan talkshow âBecoming an Impactful IPTI Studentâ, pemutaran video rekap, dan pembekalan dari masing-masing program studi.
Lima hari ini menjadi fondasi awal. IPTI tidak hanya mencetak lulusan yang paham pariwisata, tapi juga pribadi yang berkarakter, adaptif, dan siap bersaing di industri global.
- Industri Pariwisata
- Bisnis Pariwisata
- Calon Mahasiswa
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Bencana Mengintai, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun Dana Darurat
-
Hasil Liga Europa: Benfica Lolos ke Play Off, Rangers Bernasib Tragis Harus Tersingkir
-
DLH Trenggalek Gelar Uji Emisi Gratis untuk 250 Kendaraan di Alun-Alun
-
Seragam Gratis Program Gratispol Mulai Distribusikan Pemprov Kaltim pada Sekolah Negeri dan Swasta, Ringankan Beban Masyarajat
-
Tingkatkan Kualitas SDM, KSOP Cirebon Jalin Kerjasama dengan 3 Lembaga Pendidikan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.