- Home
-
- Luar Negeri
-
- Bank of England: Awas Kris...
Bank of England: Awas Krisis Ekonomi Global Akibat Kecanggihan AI
Selasa, 01 Sep 2026, 03:02 WIBISTANBUL - Gubernur Bank of England Andrew Bailey memperingatkan bahwa model kecerdasan buatan (AI) yang semakin canggih dapat memunculkan risiko baru bagi sistem keuangan global, terutama dengan memperbesar skala dan mempercepat ancaman siber, lapor The Guardian, Senin (31/8).
Bailey, yang memimpin Financial Stability Board (FSB), menyampaikan kekhawatiran tersebut dalam sebuah surat terbuka kepada para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 menjelang pertemuan mereka di North Carolina, AS.
Dia mengatakan bahwa model AI "frontier"âsistem paling mutakhir di garis depan pengembangan AIâmenunjukkan "otonomi dan kemampuan pemecahan masalah yang semakin canggih, serta kapabilitas yang dapat menjadi ancaman."
Bailey memperingatkan bahwa gangguan siber yang melibatkan sistem semacam itu dapat berdampak lebih luas karena pasar dan layanan keuangan global "sangat saling terhubung."
Dia juga menyebutkan bahwa banyak negara belum memiliki protokol untuk mengelola pengembangan, peluncuran, dan penerapan model AI yang canggih tersebut.
"AI frontier mungkin memiliki kemampuan untuk mengubah secara signifikan kecepatan, skala, dan aspek ekonomi dari risiko siber, yang dapat menggerogoti kepercayaan pasar di seluruh sistem, terutama akibat ketergantungan pada penyedia layanan pihak ketiga yang sangat terkonsentrasi," katanya.
Bailey menyerukan langkah-langkah yang tepat untuk mendukung peluncuran dan penerapan model yang aman dan bertanggung jawab secara global.
Dia juga menyoroti kerentanan lain di pasar keuangan, termasuk peningkatan "leverage" (penggunaan utang) di pasar obligasi dan ekuitas serta valuasi tinggi di pasar yang terkonsentrasi; kondisi itu, menurutnya, sebagian didorong oleh optimisme investor terhadap AI.
"Saya tetap khawatir bahwa guncangan besar atau kombinasi berbagai guncangan dapat memicu munculnya sejumlah kerentanan secara bersamaan," kata Bailey.
Bailey telah menjabat sebagai Gubernur Bank of England sejak Maret 2020 dan ditunjuk sebagai ketua FSB pada tahun lalu. FSB mengoordinasikan kerja otoritas keuangan nasional dan badan penetap standar internasional terkait kebijakan yang bertujuan menjaga stabilitas keuangan global. Ant
- artificial intelligence (AI)
- poundsterling
- Bank of England
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Membidik Klub Dagang Dunia, Pemerintah Sisir Kesiapan Aturan CPTPP
-
20 GW untuk Data Center: Tanpa Energi Bersih, Indonesia Gagal Jadi Raja Digital Asia
-
Mantan Panglima TNI Widodo AS Akan Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata
-
AS Sebut Zelenskyy Hambat Kesepakatan Damai, Gagal Akhiri Perang Russia-Ukraina
-
Pemkab Bekasi Gandeng Kementerian Sosial RI Beri Pelatihan Warga Bentuk Kampung Siaga Bencana
-
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Hari Ini Tersedia di 14 Lokasi, Berikut Daftarnya!
-
Elektabilitas Cawapres Disurvei, Dedi Mulyadi Raih Posisi Teratas Menurut PPI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.