Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Banyumas Raya

Senin, 31 Agu 2026, 13:56 WIB

Purwokerto – Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas mempercepat penyaluran bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, dan September kepada 886.305 penerima bantuan pangan (PBP) di wilayah Banyumas Raya yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, dan Purbalingga, Jawa Tengah.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas, Prawoko Setyo Aji, di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (31/8), mengatakan percepatan penyaluran dilakukan agar seluruh bantuan pangan untuk tiga alokasi tersebut dapat tersalurkan kepada masyarakat pada September 2026.

Ket. Foto: Penyaluran bantuan pangan yang dilakukan Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas di Desa Kebutuh, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (27/8/2026). — Sumber: ANTARA

"Target kita September tersalurkan semua. Kita gunakan KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih), kemudian balai desa juga cukup banyak yang digunakan sebagai tempat penyaluran bantuan pangan," katanya.

Ia mengatakan masing-masing PBP mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram sekaligus untuk tiga alokasi, yakni bulan Juli, Agustus, dan September.

Menurut dia, bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari stimulus ekonomi pemerintah pada semester kedua 2026 yang ditujukan untuk membantu mengurangi beban masyarakat, menjaga ketahanan pangan, sekaligus mendukung pengendalian ekonomi secara umum.

“Hingga 31 Agustus 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan di wilayah kerja Bulog Cabang Banyumas mencapai 5.410.500 kilogram atau 20,35 persen dari total pagu sebanyak 26.589.150 kilogram,” katanya.

Dengan realisasi tersebut, kata dia, masih terdapat sisa pagu bantuan pangan sebanyak 21.178.650 kilogram yang harus segera disalurkan kepada masyarakat penerima.

Lebih lanjut, dia merinci penyaluran di Kabupaten Cilacap telah mencapai 1.360.680 kilogram atau 16,48 persen dari pagu sebanyak 8.256.990 kilogram, sehingga masih terdapat sisa pagu sebanyak 6.896.310 kilogram.

“Di Kabupaten Banyumas, realisasi penyaluran mencapai 1.660.560 kilogram atau 19,52 persen dari pagu 8.507.700 kilogram, dengan sisa pagu sebanyak 6.847.140 kilogram,” katanya.

Ia mengatakan penyaluran di Kabupaten Banjarnegara telah mencapai 1.116.420 kilogram atau 23,86 persen dari pagu 4.679.730 kilogram, sehingga masih ada sisa pagu sebanyak 3.563.310 kilogram.

Menurut dia, Kabupaten Purbalingga mencatat realisasi penyaluran tertinggi secara persentase, yakni 1.272.840 kilogram atau 24,74 persen dari pagu 5.144.730 kilogram, sehingga sisa pagu yang belum tersalurkan sebanyak 3.871.890 kilogram.

“Kami akan mengoptimalkan seluruh titik penyaluran yang tersedia untuk mempercepat distribusi bantuan pangan, termasuk melalui KDKMP dan balai desa,” katanya menegaskan.

Menurut dia, pemanfaatan berbagai titik penyaluran tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menerima bantuan sekaligus mempercepat realisasi penyaluran sebelum batas waktu yang ditargetkan.

Ia mengatakan percepatan distribusi menjadi penting karena bantuan pangan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli dan ketahanan pangan masyarakat.

“Dengan seluruh alokasi Juli, Agustus, dan September disalurkan pada September, diharapkan bantuan beras dapat segera diterima masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima di empat kabupaten wilayah Banyumas Raya,” kata Prawoko.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.