Infrastruktur Diperkuat, Bandung Barat Incar Lonjakan Turis Asing

Senin, 21 Sep 2026, 17:25 WIB

BANDUNG BARAT – Meningkatkan kunjungan wisatawan asing menjadi salah satu kunci untuk memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian.

Arus wisatawan mancanegara tidak hanya mendorong penerimaan devisa, tetapi juga menggerakkan berbagai sektor terkait, mulai dari akomodasi, transportasi, kuliner hingga UMKM.

Ket. Foto: Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/ Ilham Nugraha.

Karena itu, penguatan promosi, konektivitas, kualitas destinasi, dan pengalaman wisata menjadi penting agar Indonesia mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus meningkatkan lama tinggal dan belanja mereka.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, menyiapkan infrastruktur pendukung untuk mengantisipasi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara seiring upaya daerah tersebut memperluas pasar pariwisata ke tingkat internasional.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail di Bandung Barat, Senin (21/9), mengatakan kesiapan infrastruktur menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan pemerintah daerah agar peningkatan kunjungan wisatawan dapat didukung dengan akses dan fasilitas yang memadai.

"Jadi, dari pemda yaitu paling harus buat infrastrukturnya pendukung untuk seluruh wisatawan yang ada di Bandung Barat," katanya.

Upaya tersebut telah dilakukan melalui perbaikan sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah Bandung Barat, termasuk kawasan yang menjadi akses menuju destinasi wisata.

Sebelumnya, Pemkab Bandung Barat mengalokasikan Rp4 miliar untuk memperbaiki 934,5 meter ruas Jalan Purabaya-Jati di Kecamatan Saguling yang mengalami kerusakan berat sebagai bagian dari penanganan infrastruktur secara bertahap.

Pemkab juga menuntaskan perbaikan 1,8 kilometer dari total 2,3 kilometer Jalan Ciririp-Bangsaya di Kecamatan Cililin, sementara sekitar 500 meter sisanya telah memasuki tahap pengecoran awal dengan konstruksi beton.

Di kawasan Lembang, pemerintah daerah sebelumnya menyelesaikan perbaikan 1,3 kilometer Jalan Cilumber-Cikole menggunakan hotmix, sementara ruas Cikareumbi-Cikidang ditangani melalui konstruksi rabat beton sepanjang 267 meter.

Jeje mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan di lapangan, termasuk pemerataan pembangunan hingga wilayah selatan Bandung Barat.

"Karena kita di selatan juga nanti, insyaallah, akan saya kembangkan lagi. Masih proses dalam pematangan," ujarnya.

Menurut Jeje, pengembangan destinasi di wilayah selatan menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan wisata di Bandung Barat sehingga tidak hanya terpusat di kawasan utara.

Dengan kesiapan infrastruktur dan pengembangan destinasi secara bertahap, Pemkab Bandung Barat berharap akses menuju kawasan wisata semakin baik sehingga mampu menunjang peningkatan kunjungan wisatawan dari dalam maupun luar negeri.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.