Pasokan Raksasa Masuk Sumut, Bulog Garansi Stok Beras Aman Sampai Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2026, 17:10 WIB

MEDAN - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menerima tambahan pasokan 4.434 ton beras dari Jawa Timur (Jatim) guna memperkuat cadangan pangan pemerintah dan menjamin ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut.

 "Penambahan stok tersebut untuk memenuhi program bantuan pangan dan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Senin (21/9).

Ket. Foto: Sejumlah pekerja menata beras dari kapal untuk dimuat ke truk di Pelabuhan Belawan Medan, Sumatera Utara, Senin (21/9). — Sumber: ATARA/M Sahbainy Nasution

Budi mengatakan program bantuan pangan direncanakan kembali pada alokasi Oktober hingga Desember 2026 dengan sasaran sekitar 1,73 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Lebih lanjut, ia mengatakan kebutuhan beras untuk program tersebut mencapai sekitar 52.000 ton, sehingga tambahan pasokan dari Jatim diperlukan untuk memperkuat ketersediaan stok di gudang Bulog Sumut.

"Sehingga kekurangan stok di gudang ditambah dengan adanya pasokan dari Jatim. Ke depan akan menyusul dari Jakarta sebanyak 6.500 ton," kata dia.

Di sisi lain, saat ini ketersediaan stok beras di gudang sebanyak 41.235 ton untuk mendukung penyaluran bantuan pangan alokasi Juli hingga September 2026 serta program SPHP.

Ia menambahkan tambahan pasokan tersebut guna memperkuat cadangan pangan sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut hingga akhir 2026.

"Untuk itu, kami meyakini stok beras di Sumut dalam kondisi aman, baik untuk program SPHP maupun bantuan pangan," katanya.

Bulog Sumut memastikan harga beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp13.100 per kilogram agar terjangkau oleh masyarakat luas.

  • bantuan pangan 2026
  • beras sphp
  • bulog sumut
  • stok beras sumut

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.