Tak Mau Warga Kelaparan Pemkab Nduga Saluran 50 Ton Beras
Jumat, 28 Agu 2026, 12:38 WIBNDUGA â Untuk mengatasi kelaparan warga, akibat kekeringan berkepanjangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nduga, Papua Pegunungan, menyalurkan bantuan pangan berupa 50 ton beras kepada masyarakat. Ini sebagai langkah penanganan kekeringan yang berpotensi mengganggu ketersediaan pangan di wilayah setempat.
Bupati Nduga Yoas Beon dalam keterangan pers di Jayapura, Jumat, mengatakan bantuan tersebut disiapkan untuk masyarakat yang tersebar di 32 distrik.
"Selain pangan kami juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan air bersih yang menjadi salah satu persoalan akibat kondisi cuaca yang terjadi," katanya usai penyerahan bantuan pada Jumat.
Menurut Yoas, pemerintah daerah perlu bergerak cepat untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan dasar dengan adanya dampak perubahan iklim.
"Penanganan dampak kekeringan tidak cukup dilakukan melalui penyaluran bantuan, tetapi membutuhkan koordinasi antar lembaga agar kondisi masyarakat dapat dipantau secara menyeluruh," ujarnya.
Untuk mendukung upaya tersebut, kata dia, Pemkab Nduga juga telah membentuk Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim di Kenyam, dimana posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dalam memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak sekaligus mengatur penyaluran bantuan.
"Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat secara nyata, sehingga bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kekeringan dapat memberikan dampak berantai, mulai dari terbatasnya sumber air hingga terganggunya pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat," katanya.
Dia menambahkan Pemkab Nduga selanjutnya akan terus mengevaluasi kondisi masyarakat di masing-masing distrik dan menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan tingkat kebutuhan.
"Saya mengimbau masyarakat tetap tenang serta bersama-sama menjaga sumber air dan memanfaatkan bantuan yang telah disalurkan secara tepat," ujar Bupati Nduga Yos Beon.
- Bantuan Beras
- Pemkab Nduga
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian
-
Peternak Ayam Petelur Hadapi Tingginya Biaya Pakan
-
Bappeda Memilih Bus Sekolah Khusus Buat Difabel Masuk Nominasi Penghargaan
-
Jelang HUT ke-81 RI, DPR-TNI-Polri Gelar Rapat Bahas Keamanan Nasional
-
Logistik Negara Digerakkan: Bulog Salurkan Beras & Migor untuk Warga Terdampak Gempa Flores
-
Bapanas Beri Bantuan Beras 30 Kg pada 14.373 KPM Desil 1-4 di Kota Mojokerto
-
Kabut Asap Karhutla Jadi Pembunuh Diam-Diam, Pakar Ungkap Bahayanya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.