Jelang HUT ke-81 RI, DPR-TNI-Polri Gelar Rapat Bahas Keamanan Nasional

Senin, 10 Agu 2026, 13:55 WIB

Jakarta  - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama pimpinan komisi bidang pertahanan dan keamanan DPR RI mengumpulkan jajaran TNI hingga Polri yang dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hingga Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membahas soal keamanan dan ketertiban jelang HUT Ke-81 RI.

Pertemuan itu digelar di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (10/8), di ruangan pimpinan DPR RI. Selain pimpinan DPR, pimpinan komisi, dan jajaran TNI-Polri, rapat itu juga dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Ket. Foto: Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat memberi keterangan di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (10/8). — Sumber: Antara

"Itu fokus ke soal kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat)," kata Agus saat diwawancarai usai rapat tersebut.

Selain itu, rapat juga dihadiri Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

Sementara itu, Mensesneg juga menyampaikan rapat yang membahas keamanan dan ketertiban itu juga diarahkan untuk persiapan Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2026 di kompleks parlemen yang akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pada prinsipnya, dia memastikan bahwa semua hal disiapkan dengan sebaik-baiknya. Menurut dia, Kapolri dan Panglima pun akan menyiapkan hal-hal teknis pengamanan dengan baik.

"Tetapi semuanya oke, ya, semua dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Kan tentu itu bagian dari tanggung jawab kita bersama-sama semua," kata Prasetyo.'

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan pemerintah ingin peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi perayaan yang lebih dekat dengan rakyat melalui ruang partisipasi publik yang terbuka dan inklusif.

"Pemerintah sangat menginginkan agar peringatan kemerdekaan tahun ini terasa berbeda dan lebih dekat di hati rakyat. Kita ingin bulan kemerdekaan menjadi ruang perayaan milik kita semua. Sebuah ruang partisipasi publik yang benar-benar terbuka dan inklusif," kata Qodari.

Qodari mengatakan pemerintah menginginkan peringatan kemerdekaan tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni kenegaraan, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurut dia, semangat tersebut mulai diwujudkan dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam pemilihan logo resmi HUT Ke-81 RI.

"Semangat kebersamaan ini perlahan sudah kita mulai dari hal yang sangat bermakna, yakni dengan melibatkan masyarakat luas secara langsung dalam pemilihan logo resmi hari ulang tahun ke-81 RI. Ini adalah langkah awal yang indah," ujarnya.

  • HUT ke-81 RI

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.