Pemkab Bogor Luncurkan Koperasi Inspiratif, Koperasi Terpilih Bakal Jadi Mentor

Jumat, 28 Agu 2026, 03:01 WIB

Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggulirkan program Koperasi Inspiratif sebagai upaya mendorong koperasi yang memiliki praktik baik untuk menjadi mentor dan sumber pembelajaran bagi koperasi lainnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana di Cibinong, Kamis (27/8), mengatakan program yang digagas bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bogor tersebut tidak sekadar berorientasi pada pemberian penghargaan.

Ket. Foto: Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana bersama pengurus Dekopinda Kabupaten Bogor, Jawa Barat. — Sumber: Antara

Menurut dia, Koperasi Inspiratif dirancang untuk menemukan koperasi yang mampu menunjukkan perubahan dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. Besarnya aset, omzet, maupun jumlah anggota tidak menjadi ukuran utama dalam penilaian.

“Yang ingin kita dorong adalah bagaimana koperasi mampu menunjukkan praktik baik, melakukan inovasi, memberikan manfaat nyata kepada anggota, serta menjadi contoh yang bisa dipelajari dan dikembangkan oleh koperasi lainnya,” kata Iman.

Ia menjelaskan setiap koperasi memiliki perjalanan dan tantangan yang berbeda. Karena itu, penilaian tidak hanya melihat capaian akhir, tetapi juga proses perjuangan, konsistensi dalam melakukan pembenahan, kemampuan beradaptasi, hingga dampak yang dihasilkan.

“Koperasi yang memiliki keterbatasan bukan berarti tidak bisa menjadi inspirasi. Justru bagaimana koperasi tersebut mampu bangkit, bertransformasi, menyelesaikan persoalan dan memberikan manfaat, itu yang menjadi bagian penting dari semangat Koperasi Inspiratif,” ujarnya.

Koperasi yang memperoleh predikat inspiratif nantinya tidak hanya mendapatkan pengakuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membagikan pengalaman dan praktik baik kepada koperasi lainnya.

Mereka diharapkan menjadi lokasi pembelajaran, pendampingan, dan studi banding, sekaligus rujukan bagi koperasi yang sedang berkembang maupun menghadapi persoalan serupa.

Dengan skema tersebut, Iman mengatakan pengalaman keberhasilan sebuah koperasi tidak berhenti sebagai pencapaian internal, tetapi dapat menjadi pengetahuan bersama untuk memperkuat ekosistem koperasi di Kabupaten Bogor.

Pemkab Bogor bersama Dekopinda menyiapkan sejumlah tahapan untuk menentukan Koperasi Inspiratif, mulai dari sosialisasi dan pengusulan calon, seleksi administrasi, penilaian substansi, verifikasi lapangan, hingga presentasi atau uji praktik baik.

Aspek penilaian mencakup legalitas dan kelembagaan, tata kelola, inovasi, manfaat bagi anggota, kemampuan bertransformasi, dampak sosial dan lingkungan, partisipasi anggota, integritas, serta potensi praktik baik untuk diterapkan koperasi lainnya.

“Ukuran keberhasilan koperasi tidak cukup hanya dilihat dari seberapa besar koperasinya, tetapi juga seberapa besar perubahan dan manfaat yang mampu diciptakannya. Karena itu, koperasi yang inspiratif harus bisa menjadi teladan dan memberikan pembelajaran bagi yang lain,” kata Iman.

Ia berharap program tersebut dapat menciptakan kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat jejaring dan pertukaran pengetahuan antarkoperasi.

Koperasi Inspiratif juga diarahkan untuk melahirkan model koperasi yang adaptif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, koperasi yang telah berhasil dapat turut mendorong kemajuan koperasi lainnya di Kabupaten Bogor.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.