KKP Ringkus Komplotan Pengebom Ikan di Sulsel

Jumat, 28 Agu 2026, 14:18 WIB

MAKASSAR — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap satu unit kapal beserta lima orang awak yang diduga merupakan komplotan pelaku pengeboman ikan di Perairan Kepulauan Spermonde, Sulawesi Selatan.

Penangkapan dilakukan pada Kamis (27/8) sekitar pukul 09.00 WITA. Tim Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mendeteksi adanya ledakan di perairan tersebut dan langsung bergerak ke lokasi. Di sana, petugas mengamankan KM Nurmaulina bersama sekitar 20 kilogram ikan hasil penangkapan menggunakan bahan peledak, satu unit kompresor, dan lima orang awak kapal.

Ket. Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap satu unit kapal beserta lima orang awak yang diduga merupakan komplotan pelaku pengeboman ikan di Perairan Kepulauan Spermonde, Sulawesi Selatan (Sulsel) — Sumber: istimewa

Direktur Jenderal PSDKP, Dr. Pung Nugroho Saksono, mengungkapkan modus yang digunakan pelaku dilakukan secara terorganisasi dan melibatkan beberapa kapal. 

"Praktik penangkapan ikan menggunakan bom dilakukan dengan modus yang melibatkan beberapa kapal secara cepat dan terorganisasi. Satu kelompok bertugas melemparkan bahan peledak dan segera menjauh dari lokasi setelah ledakan terjadi. Sementara kelompok lainnya bertugas mengumpulkan ikan di permukaan maupun dengan penyelaman," ujar Ipunk, Jumat (28/8).

Menurutnya, penangkapan ikan dengan bom bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak ekosistem laut secara serius, terutama terumbu karang dan habitat ikan. Karena itu, pengawasan terhadap _destructive fishing_ akan terus diperkuat, termasuk dengan respons cepat terhadap laporan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, KM Nurmaulina, lima awak kapal, ikan hasil pengeboman, dan kompresor telah diamankan ke Satwas SDKP Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut dan proses hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

"KKP tidak akan memberikan ruang bagi praktik penangkapan ikan yang merusak ekosistem laut. Pengawasan akan terus dilakukan dan setiap informasi dari masyarakat akan menjadi bagian penting dalam memperkuat respons di lapangan," tegas Ipunk.

KKP juga mengajak masyarakat, khususnya nelayan, untuk bersama-sama menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan melaporkan jika menemukan aktivitas penangkapan ikan menggunakan bahan peledak atau praktik merusak lainnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Kemdiktisaintek Siapkan Aksara Mahasiswa untuk Bantu Pemulihan Masyarakat NTT Pascabencana.

Bulog Sorong Datangkan 3.000 Ton Beras dari Jatim dan Jakarta, Stok Pangan Diperkuat hingga Akhir 2026.

Rp56 Miliar Digelontorkan untuk Sekolah Papua Harapan di Nabire, Perkuat SDM Anak Papua.

Jaga Harga Beras Tetap Stabil, Bulog Sorong Salurkan 5 Ton SPHP Setiap Hari.

Karhutla Dekati Permukiman dan Sekolah di Barru, Tim Gabungan BNPB Terus Berjibaku.

KPK Geledah Dua Kantor Pemkab Bogor, Bappenda dan BKPSDM Disasar

TransNusa Buka Rute Jakarta-Lampung dan Lampung-Kuala Lumpur

Cegah Celah Pengawasan, Karantina Babel Andalkan Teknologi untuk Percepat Layanan.

Lindungi Gajah Way Kambas, BNPB Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca di Lampung Timur.

Marriott International Dinobatkan Jadi Tempat Kerja Terbaik Nomor 1

Google Cloud Hadirkan Gemini Enterprise untuk Industri Keuangan dan Hukum

De’ Geplak Hadir di Pusat Perbelanjaan Depok, Urus Administrasi Kependudukan Makin Mudah

JIF 2026: Buka Peluang Investasi Rp115 Triliun, 37 Proyek dan 13 Kawasan Ditawarkan

Lima Kunci Kepemimpinan HR untuk Membangun SDM Masa Depan

Somerset Kencana Jakarta Hadirkan Serviced Residence Family-Friendly dan Pet-Friendly di Jaksel

Hadapi Kemarau Ekstrem, 640.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke 40 Titik

Lima Bulan Pascabencana Galodo, Dompet Dhuafa Reaktivasi 7 Posyandu di Agam

BTN dan Danantara Gelar Akad Massal KPR Subsidi untuk 200 Debitur di DHE 2026

Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan KPR BTN Bunga 2,75% dan Tenor 30 Tahun

Tak Mau Warga Kelaparan Pemkab Nduga Saluran 50 Ton Beras

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.