Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker Antisipasi Kabut Asap
Rabu, 26 Agu 2026, 22:20 WIBDharmasraya -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat, membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu, sebagai antisipasi dampak kabut asap yang menyebabkan kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dharmasraya Martin Efendi, di Pulau Punjung, mengatakan pembagian masker merupakan tindak lanjut arahan Bupati Annisa Suci Ramadhani sebagai respon pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang tidak sehat.
"Sesuai arahan Ibu Bupati, kita mengambil langkah-langkah penting dalam menghadapi kebakaran hutan dan mengantisipasi dampaknya, termasuk membagikan masker kepada pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan," ujarnya.
Ia mengatakan pembagian masker akan dilanjutkan ke seluruh kecamatan hingga nagari (desa adat) melalui camat, sehingga masyarakat di daerah lain juga mendapatkan perlindungan.
Pemkab Dharmasraya mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan, dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan, kata dia
Terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah itu, ia mengatakan Pemkab Dharmasraya melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) menyiagakan personel serta peralatan pemadam kebakaran.
Pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan jajaran TNI dan Polri, untuk mencegah dan menangani karhutla di lapangan, kata dia.
Selain itu, lanjut dia Pemda juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan yang dapat memicu karhutla serta memperburuk kondisi udara.
"Kita mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan. Mari bersama-sama mencegah karhutla demi menjaga kesehatan dan kelestarian lingkungan kita bersama," katanya.
Sementara, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dharmasraya, Novandri Ismi mengatakan berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU, kualitas udara di Dharmasraya pada Rabu berada pada angka 125â130 dan masuk kategori tidak sehat.
"Nilai ter menunjukkan kualitas udara mulai berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara," ujarnya.
Sebagai informasi dalam kategori ISPU nilai 101â200 termasuk kategori tidak sehat. Sementara nilai 0â50 masuk kategori baik, 51â100 sedang, 201â300 sangat tidak sehat, dan 301 atau lebih masuk kategori berbahaya.
- kabut asap
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Kabut asap batasi jarak pandang di Sungai Kapuas
-
Mojtaba Bersumpah Iran akan Terus Mendukung Hizbullah
-
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin
-
6 Drama Korea Baru yang Wajib Ditonton Bulan Juni 2026
-
Kabut Asap Muncul, Kebakaran Lahan di Jalan Bandara Singkawang Meluas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.