Dua Pelajar Tewas Akibat Kecelakaan Tunggal di Jalinsum OKU Timur

Rabu, 26 Agu 2026, 21:52 WIB

MARTAPURA -- Dua orang dari 16 penumpang angkutan barang Mitsubishi Colt Diesel L300 meninggal dunia setelah kendaraan mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Suka Rame, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Rabu.

"Insiden ini terjadi pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB," kata Kasat Lantas Polres OKU, AKP Herman dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Rabu.

Ket. Foto: Anggota Polres OKU Timur melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan tunggal, Rabu (26/8). — Sumber: ANTARA/HO-Polres OKU Timur

Dia mengatakan kecelakaan bermula saat mobil jenis pick up yang dikemudikan oleh Roihan Pradana (21), warga Desa Tugu Harum, Kecamatan Belitang Mulya tersebut melaju dari arah Gumawang menuju Martapura dengan membawa 16 orang penumpang.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi berusaha mendahului sepeda motor yang berada di depannya dengan mengambil lajur kanan.

Ketika melakukan manuver, pengemudi diduga terkejut setelah melihat lubang di sisi kanan jalan dan membanting setir ke kiri hingga terguling karena kehilangan keseimbangan.

Benturan keras akibat kecelakaan tunggal ini membuat satu orang penumpang bernama Aisyah Khoirunnisa (12) meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara, satu korban lainnya yaitu Dinda Aufafazila (18), pelajar asal Desa Labuhan Mapin, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat sempat dibawa ke RS Charitas Belitang sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia karena mengalami luka berat di bagian kepala.

"Untuk korban lainnya, termasuk sopir mengalami luka berat dan luka ringan. Saat mereka sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat," tegasnya.

Menurutnya, pihaknya sudah menerjunkan personel untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa kendaraan, serta mendata para korban dan saksi untuk pendalaman kasus lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan pick up untuk membawa penumpang karena kendaraan tersebut pada dasarnya diperuntukkan mengangkut barang.

"Kendaraan ini hanya diperuntukkan untuk membawa barang. Jangan disalahgunakan untuk kepentingan finansial demi mengeruk keuntungan dengan tidak memperhatikan keselamatan orang yang dibawa," tuturnya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.