Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Rabu, 26 Agu 2026, 12:50 WIBJakarta â Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan bantuan 1.000 beasiswa bagi mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berasal dari keluarga terdampak bencana gempa bumi, sebagai upaya memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa terdampak.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad dalam keterangan di Jakarta, Rabu (26/8), mengatakan program tersebut merupakan bagian dari layanan jangka menengah Baznas untuk membantu mahasiswa yang mengalami kendala biaya pendidikan dan kebutuhan hidup akibat kondisi ekonomi keluarga yang terdampak bencana gempa.
"Untuk upaya jangka menengah, kami menyiapkan program yang insya Allah tepat sasaran, yaitu memberikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa dan mahasiswi asal NTT yang berasal dari keluarga terdampak gempa," kata Idy.
Idy menjelaskan bantuan yang diberikan sebesar Rp1 juta per bulan selama tiga bulan untuk tahap pertama bagi sekitar 1.000 orang mahasiswa.
Ia menyebut mahasiswa yang menjadi sasaran program merupakan mereka yang berasal dari daerah terdampak gempa di NTT, tetapi sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
"Mereka adalah mahasiswa yang berkuliah di luar daerah terdampak gempa. Kami menerima informasi bahwa mahasiswa asal daerah terdampak di NTT yang sedang kuliah di luar daerah tersebut bisa saja mengalami kendala karena kiriman biaya hidup dari keluarga mereka macet," ujarnya.
Untuk merealisasikan program tersebut, kata Idy, Baznas akan menghimpun dana melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk mitra Baznas. Penggalangan dana juga akan dilakukan untuk mendukung keberlanjutan bantuan bagi mahasiswa terdampak.
"Baznas juga telah berkoordinasi dengan pimpinan Baznas di sejumlah daerah yang menjadi pusat pendidikan mahasiswa asal NTT," ucap dia melanjutkan.
Idy menegaskan penyaluran bantuan tetap mengacu pada prinsip tiga aman yang diterapkan Baznas, yakni aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi landasan dalam menentukan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BPBD DKI: Banjir di Jakarta Rendam 20 RT dan Lima Ruas Jalan
-
Awak Kapal Tenggelam di Kepulauan Anambas Berhadil dievakuasi
-
Kemenkop Bentuk Pusat Kendali Data untuk Pantau Koperasi di Seluruh Indonesia
-
Temani Momen Buka Puasa, Joyday Luncurkan Varian Es Krim Baru di Ramadan 2026
-
Menakar Potensi Ekonomi Parkir On-Street Jakarta di Tengah Desakan Digitalisasi Parlemen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.