Bukan Kopi Biasa! Kepahiang Dorong 7 Varietas Kantongi Lisensi Nasional
Selasa, 25 Agu 2026, 09:55 WIBKEPAHIAN â Sertifikasi varietas kopi penting untuk memberikan kepastian atas identitas, mutu, dan karakteristik kopi yang dihasilkan, sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar.
Dengan sertifikasi, varietas unggulan lebih terlindungi dari pemalsuan dan memiliki peluang memperoleh nilai jual lebih tinggi.
Langkah ini juga dapat mendorong petani menjaga konsistensi kualitas serta memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar domestik maupun ekspor.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, Provinsi Bengkulu mengusulkan sebanyak tujuh varietas kopi lokal di wilayah tersebut ke pemerintah pusat agar mendapatkan lisensi atau memiliki sertifikasi resmi secara nasional.
Salah satu varietas yang diusulkan yaitu klon Renah Kurung yang merupakan jenis stek payung yang dikembangkan oleh petani asli asal Kabupaten Kepahiang.
"Kita ada tujuh varietas, rencananya akan kita lisensikan, yang betul-betul produk lokalnya milik Kepahiang," kata Bupati Kepahiang Zurdi Nata di Kabupaten Kepahiang, Senin (25/8).
Usulan tersebut dilakukan bukan hanya untuk memberikan kepastian identitas terhadap varietas kopi yang selama ini dikembangkan masyarakat, tetapi juga sebagai salah satu upaya dalam menjaga keberadaan plasma nutfah kopi lokal Kepahiang agar tidak hilang maupun diklaim sebagai varietas dari daerah lain.
Ia menyebut bahwa dengan adanya sertifikasi tersebut, varietas kopi asal Kabupaten Kepahiang dapat dikembangkan secara lebih luas dan memiliki nilai ekonomi yang semakin tinggi.
Sebab, keberadaan tujuh varietas kopi di Kabupaten Kepahiang tersebut menjadi aset pertanian yang tidak boleh hanya dipandang sebagai tanaman perkebunan biasa.
Untuk itu, jika varietas kopi tersebut dikelola secara serius dan mendapatkan legalitas, maka varietas kopi lokal Kabupaten Kepahiang dapat menjadi salah satu kekuatan daerah dalam mengembangkan sektor perkebunan serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Lanjut Zurdi, sebab selama ini kopi menjadi salah satu komoditas yang memiliki peran penting bagi masyarakat Kabupaten Kepahiang, dan masyarakat menggantungkan penghasilan dari aktivitas perkebunan kopi, mulai dari budidaya tanaman, pemeliharaan, panen hingga proses pengolahan hasil.
Dengan adanya pengembangan varietas lokal sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing komoditas kopi daerah.
Ia menerangkan, usulan sertifikasi tujuh varietas klon kopi lokal tersebut diharapkan dapat memberikan posisi yang lebih kuat bagi Kabupaten Kepahiang dalam mengembangkan komoditas kopi.
"Varietas yang telah mendapatkan legalitas akan memiliki identitas yang lebih jelas sehingga pengembangannya dapat dilakukan secara terarah. Dengan legalitas yang jelas, Pemkab Kepahiang optimistis potensi kopi lokal dapat memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi," sebutnya.
Selain menjaga kekayaan varietas kopi daerah, Pemkab Kepahiang juga langkah membuka jalan bagi petani Kepahiang untuk memperoleh peluang ekonomi baru melalui pengembangan dan pemasaran varietas kopi lokal hingga ke luar daerah.
- Kabupaten Kepahiang
- kopi
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
IHSG Pagi Ini Melemah, Dipicu Sentimen Domestik dan Global
-
Amerika Serikat Akan Terapkan Tarif Baru hingga 12,5 Persen kepada 60 Mitra Dagang, termasuk Jepang, Korsel, dan Uni Eropa
-
Scaloni Sampaikan Kabar Baik soal Messi, Berpeluang Tampil Sebelum Laga Perdana Piala Dunia
-
Pramono Terbitkan Pergub Baru, Perizinan KLB Jakarta Kini Lebih Transparan
-
Pengguna Tak Perlu Lagi Bagikan Nomor HP, WhatsApp Hadirkan “Username”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.