Siklon Tropis Atsani Picu Cuaca Ekstrem, BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi

Senin, 24 Agu 2026, 10:40 WIB

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai gelombang laut tinggi di perairan utara RI akibat dampak tidak langsung dipicu dari timbulnya Siklon Tropis ATSANI yang tumbuh di Samudra Pasifik utara Papua.

Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani di Jakarta, Senin, melaporkan bahwa siklon tersebut berkembang dari Bibit Siklon Tropis 97W yang telah mencapai intensitas siklon tropis di wilayah pemantauan Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta.

Ket. Foto: Ilustrasi - Nelayan melaut menggunakan perahu tradisional di tengah gelombang tinggi air laut disertai angin. — Sumber: Antara foto

"Saat ini, ATSANI berada di Samudra Pasifik Utara Papua dan diprakirakan bergerak ke arah utara-timur laut dengan intensitas menurun dalam 24 jam ke depan dengan kategori Low," kata dia.

Tim Direktorat Meteorologi BMKG mengonfirmasi keberadaan Siklon Tropis ATSANI memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan tinggi gelombang laut kategori sedang (Moderate Sea) berkisar 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah wilayah perairan utara Indonesia.

Area perairan yang berpotensi terdampak gelombang tinggi tersebut meliputi Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, Laut Maluku, serta Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat.

Untuk itu, kata Ida, BMKG meminta masyarakat di wilayah terdampak, khususnya masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas pelayaran, untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi dari BMKG guna mengantisipasi risiko keselamatan akibat dampak dinamika atmosfer tersebut.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.