Petenis Putri Top Dunia Bertempur di Beijing

Kamis, 17 Sep 2026, 06:32 WIB

BEIJING - Persaingan tenis putri dunia memasuki fase penting setelah US Open. Sejumlah petenis papan atas kembali beraksi saat WTA Tour berlanjut ke Singapura dan Beijing. China Open kembali menghadirkan salah satu persaingan terkuat musim ini dengan hampir seluruh pemain elite dunia ambil bagian.

Sebanyak 18 dari 20 besar dunia dijadwalkan tampil dalam turnamen WTA 1000 yang dimulai 30 September. Hanya Victoria Mboko, peringkat ke-15 dunia yang masih menepi karena cedera lutut, dan Alexandra Eala (18) yang tidak masuk daftar peserta.

Ket. Foto: Petenis Amanda Anisimova dari Amerika Serikat mengembalikan bola saat menghadapi Anastasia Potapova dari Austria dalam pertandingan turnamen US Open 2026 di USTA Billie Jean King National Tennis Center, 5 September 2026, di kawasan Flushing, wilayah Queens, New York City. — Sumber: Patrick Smith/Getty Images/AFP

Petenis nomor satu dunia Elena Rybakina memimpin daftar unggulan, diikuti Aryna Sabalenka, Jessica Pegula dan Coco Gauff. Persaingan juga melibatkan Mirra Andreeva, Linda Noskova, Karolina Muchova serta Iga Swiatek. Dengan 96 pemain dan 32 bye pada babak pertama, China Open menjadi panggung penting untuk mengumpulkan poin sekaligus memperkuat posisi menjelang akhir musim.

Amanda Anisimova datang sebagai juara bertahan. Petenis Amerika Serikat itu melanjutkan musim terobosannya dengan merebut gelar WTA 1000 keduanya. Pada final tahun lalu, Anisimova mengalahkan Noskova. Pegula dan Gauff, dua petenis Amerika dengan peringkat tertinggi dalam turnamen, juga mencapai semifinal.

China Open sempat absen selama tiga tahun akibat pandemi, 2020-2022. Setelah kembali masuk kalender WTA, turnamen di Beijing kembali menjadi salah satu agenda penting pada penghujung musim. Sejumlah juara sebelumnya bahkan mampu menjadikan Beijing sebagai pijakan menuju kesuksesan di turnamen penutup musim.

Gauff merupakan salah satu mantan juara yang kembali tampil. Ia menjuarai China Open 2024 sebelum melanjutkan momentum dengan merebut gelar WTA Finals. Pada tahun 2023, Swiatek menjadi juara Beijing. Kemudian memenangi WTA Finals di Cancun dan mengakhiri musim sebagai petenis nomor satu dunia. Naomi Osaka, juara 2019, juga kembali masuk daftar peserta.

Sebelum Beijing, perhatian akan tertuju ke Singapore Tennis Open yang berlangsung mulai 21 September. Turnamen lapangan keras indoor ini naik kelas menjadi WTA 500, sebelumnya berstatus WTA 250. Pegula, Andreeva dan Anisimova menjadi pemain unggulan, bersama sejumlah petenis yang tengah berkembang, seperti Eala dan Maja Chwalinska.

Singapore Tennis Open pertama kali digelar musim lalu dan menjadi penanda kembalinya tenis level tur ke Singapura sejak WTA Finals 2018. Elise Mertens menjadi juara perdana setelah mengalahkan Ann Li di final.

Di Beijing, selain Sabalenka, Rybakina, Pegula dan Gauff, daftar peserta papan atas mencakup Andreeva, Noskova, Muchova, Swiatek, Elina Svitolina, Anisimova, Marta Kostyuk, Belinda Bencic, Osaka, Iva Jovic, Diana Shnaider, Sorana Cirstea, Ekaterina Alexandrova, Mertens, Jasmine Paolini dan Chwalinska.

Rangkaian Singapura dan Beijing menjadi bagian penting dalam perebutan poin pada fase akhir musim. Kehadiran hampir seluruh elite WTA membuat kedua turnamen tersebut diperkirakan menyuguhkan persaingan ketat menuju penutupan kalender kompetisi. ben/G-1

  • US Open 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.