BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Laut Tinggi untuk 22-25 Juli

Kamis, 23 Jul 2026, 16:07 WIB

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini, terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Peringatan tersebut, berlaku mulai 22-25 Juli 2026 dan ditujukan bagi masyarakat yang beraktivitas di laut Indonesia.

Melansir informasi Instagram @infobmkg, BMKG meminta nelayan, operator kapal, dan pengguna jasa transportasi laut, meningkatkan kewaspadaan. Kondisi gelombang yang tinggi berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran dan meningkatkan risiko kecelakaan di laut.

Ket. Foto: — Sumber: BPBD Yogyakarta

BMKG menjelaskan, fenomena tersebut dipengaruhi oleh pola angin yang cukup kuat di berbagai wilayah Indonesia. Di kawasan utara Indonesia, angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 7–25 knot.

Sementara itu, wilayah selatan Indonesia dipengaruhi angin dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 7–24 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah:

- Perairan Samudra Hindia barat Mentawai hingga Lampung,

- Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur (NTT),

- Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya.

BMKG juga memprakirakan, gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan Indonesia. Wilayah tersebut meliputi:

- Samudra Hindia barat Aceh dan Kepulauan Nias,

- Selat Malaka bagian utara,

- Laut Natuna Utara,

- Laut Jawa,

- Selat Makassar,

- Laut Sulawesi,

- Laut Bali,

- Laut Flores,

- Laut Banda,

- Laut Maluku,

- Laut Seram,

- Laut Arafuru,

- Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya.

Selain itu, gelombang dengan ketinggian 2,5-4 meter diperkirakan terjadi di sejumlah perairan Samudra Hindia. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:

- Perairan barat Kepulauan Mentawai,

- Bengkulu,

- Lampung,

- Perairan selatan Banten,

- Jawa Barat,

- Jawa Tengah,

- Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),

- Jawa Timur,

- Bali,

- Nusa Tenggara Barat (NTB).

BMKG mengingatkan, kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan pelayaran jika disertai kecepatan angin yang tinggi. Oleh karena itu, seluruh pengguna transportasi laut diminta memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melakukan perjalanan.

BMKG menyebutkan, perahu nelayan berisiko mengalami gangguan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. Sementara, kapal tongkang perlu meningkatkan kewaspadaan ketika angin mencapai 16 knot dan gelombang setinggi 1,5 meter.

Adapun kapal feri berpotensi menghadapi risiko lebih besar, saat kecepatan angin mencapai 21 knot dengan tinggi gelombang sekitar 2,5 meter. BMKG mengimbau, operator pelayaran untuk selalu memperbarui informasi cuaca sebelum berlayar.

BMKG menegaskan, kewaspadaan menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan di laut selama periode cuaca ekstrem ini. Masyarakat diimbau, terus memantau informasi resmi BMKG agar dapat menyesuaikan aktivitas pelayaran dengan kondisi cuaca terkini. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.