Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya
Senin, 24 Agu 2026, 06:58 WIBMANADO - Koordinator Bidang Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara Karina Husna menyebutkan Monsun Australia aktif dan El Nino dengan intensitas kuat berpengaruh pada penurunan pertumbuhan awan dan curah hujan di daerah setempat.
"El Nino dengan intensitas kuat dan IOD positif berpengaruh terhadap terhambatnya pertumbuhan awan akibat kondisi tekanan udara yang tinggi, yang turut meningkatkan kecepatan angin di wilayah Sulut," ujar dia di Manado, Minggu.
Selain itu, bibit siklon tropis 97W di wilayah Samudra Pasifik utara Papua mendukung peningkatan kecepatan angin di wilayah Sulut.
BMKG mengeluarkan peringatan dini hingga 30 Agustus 2026, di mana warga diharapkan mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca di provinsi berpenduduk lebih 2,74 juta jiwa tersebut cerah hingga hujan ringan.
Cuaca cerah hingga hujan ringan tersebut mencakup Kota Tomohon, Manado, Bitung, Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, dan Minahasa Tenggara.
Selain itu, Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.
Musim kemarau yang melanda Sulawesi Utara telah menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di Kota Manado, Kabupaten Minahasa Selatan, dan Kabupaten Minahasa Tenggara.
Saat musim kemarau yang disertai angin kencang, sekitar seribu hektare kawasan hutan lindung Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara hangus terbakar.
- El Nino
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
- Angin Monsun Australia
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
BMKG Prakirakan Cuaca di Pulau Jawa Berawan hingga Cerah Berawan
-
Teknologi Pintar Dorong Kemajuan Pertanian di Semarang
-
WMO Peringatkan El Niño Superkuat, Suhu Laut Pasifik Tembus 3,7 Derajat Celsius - Dunia Terancam Kekeringan dan Banjir
-
Asap Karhutla Menjauh, Pemprov DKI Tetap Lakukan Water Mist dan OMC
-
BMKG: Hujan dengan Berbagai Intensitas Bakal Guyur Sejumlah Kota Besar di Wilayah Indonesia pada Minggu
-
Wakapolda Sulteng Pimpin Rakor Karhutla, Perkuat Patroli dan Deteksi Dini Titik Api
-
Pemprov DKI Gandeng Korsel Atasi Persoalan Kota dengan Manfaatkan AI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.