Russell Menang Sprint GP Belanda, Antonelli Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen Formula 1
Minggu, 23 Agu 2026, 00:24 WIBZANDVOORT â George Russell mengawali paruh kedua musim Formula 1 dengan kemenangan penting. Pembalap Mercedes itu memenangi Sprint GP Belanda dari posisi pole, Sabtu (22/8), sekaligus memberikan suntikan moral bagi timnya menjelang balapan utama.
Russell tampil dominan sepanjang 24 lap. Ia memimpin sejak start hingga finis dan melewati garis akhir dengan keunggulan 1,360 detik atas pembalap Ferrari Charles Leclerc.
Lando Norris dari McLaren finis di posisi ketiga, disusul rekan setim Russell, Kimi Antonelli, di urutan keempat. Hujan mulai turun ketika balapan memasuki fase akhir, tetapi tidak cukup deras untuk mengubah hasil perlombaan.
Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga bagi Russell dalam balapan sprint musim ini.
"Awal yang sangat bagus untuk akhir pekan ini. Jika ada satu lap tambahan, hasilnya mungkin akan sangat berbeda. Jadi, saya senang hujan turun pada saat yang tepat," kata Russell.
Russell mengaku sejak awal menyadari bahwa peluang terjadinya aksi salip akan semakin besar menjelang finis. Karena itu, ia memilih mengatur penggunaan ban pada tikungan berkecepatan tinggi untuk memastikan masih memiliki performa maksimal di lap-lap terakhir.
"Saya tahu kalau akan ada aksi menyalip, kemungkinan besar itu terjadi menjelang akhir balapan. Jadi, saya harus sedikit menghemat ban di tikungan berkecepatan tinggi dan menyimpan tenaga untuk akhir lomba," ujarnya.
Hasil Sprint GP Belanda memberikan keuntungan penting bagi Kimi Antonelli dalam persaingan gelar dunia.
Pembalap Italia itu finis keempat, sementara rival terdekatnya, Lewis Hamilton, hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi ketujuh.
Hamilton finis di belakang Oscar Piastri dan Max Verstappen. Pierre Gasly dari Alpine mengamankan posisi kedelapan sekaligus meraih satu poin terakhir.
Setelah 11 Grand Prix dan lima sprint, Antonelli kini mengoleksi 224 poin, unggul jauh atas Hamilton yang memiliki 171 poin. Russell berada di posisi ketiga dengan 168 poin.
Dengan demikian, keunggulan Antonelli atas Hamilton melebar menjadi 53 poin.
Namun, persaingan belum berakhir. Poin besar masih tersedia pada balapan utama GP Belanda yang berlangsung Minggu.
Balapan tersebut juga menjadi penampilan terakhir Zandvoort dalam kalender F1 untuk masa mendatang. Tiket untuk balapan utama dilaporkan telah terjual habis.
Norris mengawali sprint dari baris depan dan sempat berada di posisi kedua setelah start. Namun, pembalap McLaren itu akhirnya harus menyerahkan posisinya kepada Leclerc.
Leclerc melakukan manuver dari sisi dalam tikungan pertama pada lap ke-18 dan berhasil melewati Norris, meskipun Ferrari menggunakan ban soft yang secara teori lebih cepat aus dibandingkan ban medium yang dipakai sebagian besar rival.
Setelah merebut posisi kedua, Leclerc sempat mengejar Russell, tetapi pembalap Mercedes itu sudah terlalu jauh di depan.
Norris kemudian harus berkonsentrasi mempertahankan posisi ketiga dari tekanan Antonelli, yang sebelumnya berhasil melewati Piastri dan naik dari posisi kelima ke keempat.
Norris mengakui McLaren masih memiliki pekerjaan rumah untuk menghadapi balapan utama.
"Akan menyenangkan jika kami sedikit lebih cepat hari ini, tetapi Charles memang terlalu cepat. Saya tidak berpikir masalahnya ada pada ban, kami memang kekurangan kecepatan," kata Norris.
Ia menilai McLaren masih kompetitif di tikungan berkecepatan tinggi, tetapi kehilangan performa ketika memasuki tikungan lambat.
"Kami sangat bagus di tikungan berkecepatan tinggi, tetapi mobil tidak bekerja pada level yang dibutuhkan di tikungan lambat. Tidak banyak yang bisa kami lakukan. Kami sudah mengoptimalkan banyak hal," ujarnya.
Kemenangan Russell memberikan modal kepercayaan diri bagi Mercedes setelah jeda musim panas. Lebih penting lagi, hasil tersebut juga memperkuat posisi Antonelli di puncak klasemen.
Namun, Sprint hanyalah pembuka. Balapan utama Minggu akan memberikan poin yang jauh lebih besar dan berpotensi mengubah peta persaingan.
Russell telah menunjukkan bahwa Mercedes memiliki kecepatan untuk bersaing. Antonelli pun semakin nyaman di puncak klasemen.
- Formula 1
- George Russell
- Kimi Antonelli
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Presiden Trump Ingin AS Kembali Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Jadi Korporasi Agroindustri Berdaya Saing Global, Berikut Arahan Abdul Rivai Ras Menuju Transformasi PTPN I
-
KAI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026
-
Korsel-Ukraina Bahas Tawanan Perang Korut
-
Komut Pertamina: Inovasi, Profesionalisme, dan Empati Jadi Kunci Pelayanan kepada Masyarakat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.