Liverpool Menjamu Manchester City di Anfield, Efek Vonis Finansial Jadi Sorotan

Rabu, 07 Okt 2026, 07:00 WIB

LIVERPOOL — Manchester City akan menghadapi atmosfer panas saat bertandang ke markas Liverpool, Anfield, Minggu (11/10). Pertandingan tersebut menjadi laga pertama City setelah dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran serius terhadap aturan finansial Premier League.

Seberapa besar putusan tersebut memengaruhi Manchester City di lapangan masih menjadi pertanyaan. Namun, satu hal yang hampir pasti adalah pasukan Pep Guardiola akan menghadapi sambutan keras dari pendukung tuan rumah.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Liga Inggris Liverpool vs Manchester City di Anfield. — Sumber: AFP

Percakapan di berbagai forum suporter mulai dipenuhi komentar dan kritik terhadap City. Namun, rivalitas panas antara Liverpool dan Manchester City bukanlah sesuatu yang baru.

Kasus yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan komersial Premier League telah membayangi kompetisi selama bertahun-tahun. Manchester City sendiri telah mengajukan banding atas putusan tersebut sehingga persoalan itu diperkirakan belum akan segera berakhir.

Kini perhatian tertuju pada seberapa jauh kontroversi tersebut akan terbawa ke tribun Anfield dan, dalam jangka lebih panjang, ke stadion-stadion lain sepanjang musim.

Mantan kapten Manchester United dan bek tim nasional Inggris, Gary Neville, bahkan memperkirakan sambutan yang sangat keras bagi City.

"Jika mereka ingin memahami seberapa marah dunia sepak bola nantinya, Anfield akan memberi tahu mereka dengan cara yang tidak pernah mereka bayangkan," ujar Neville dalam podcast The Overlap.

"Saya menduga akan ada spanduk, dan tentu saja akan ada nyanyian. Sambutan untuk mereka di Anfield akan menjadi sesuatu yang belum pernah mereka alami. Ini akan menjadi hari yang sangat berat," lanjutnya.

Kepolisian Merseyside mengatakan operasi pengamanan yang sesuai akan diterapkan untuk pertandingan tersebut.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai para pemain Manchester City sebenarnya sudah terbiasa menghadapi reaksi negatif dari suporter lawan sejak Premier League mengajukan dakwaan terhadap klub tersebut pada Februari 2023.

Manchester Evening News menulis bahwa para pemain City kemungkinan tidak akan menghadapi sesuatu yang benar-benar baru ketika kembali menjalani tugas klub akhir pekan ini.

Kepala reporter City di surat kabar tersebut menilai para pemain sudah cukup lama menghadapi kritik dan ejekan terkait kasus tersebut. Karena itu, atmosfer di Anfield diperkirakan tidak akan mengejutkan mereka, meskipun tetap berpotensi sangat keras.

Kontroversi finansial tersebut kini menjadi latar belakang tambahan bagi duel dua rival besar Inggris itu.

Di lapangan, Manchester City justru datang dengan modal yang sangat baik. Mereka belum terkalahkan dan berada di puncak klasemen Premier League dengan keunggulan tiga poin atas juara bertahan Arsenal.

City juga unggul lima poin dari Brighton & Hove Albion yang menempati posisi ketiga.

Posisi tersebut kemungkinan masih menjadi milik City ketika mereka menghadapi Liverpool pada Minggu. Bahkan jika Arsenal mengalahkan Leeds United pada Sabtu, selisih produktivitas empat gol membuat City berpeluang tetap berada di puncak klasemen.

Dengan demikian, laga di Anfield bukan hanya menjadi duel dua kekuatan besar Premier League. Pertandingan tersebut juga akan menjadi ujian bagi Manchester City dalam menghadapi atmosfer yang kemungkinan sangat berbeda setelah keputusan terkait kasus finansial mereka.

Di tengah tekanan dari tribun, City tetap membawa status sebagai pemuncak klasemen dan tim yang belum terkalahkan. Sementara Liverpool memiliki kesempatan menjadikan Anfield sebagai panggung untuk memberikan tekanan langsung kepada salah satu rival utama mereka.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.