Swiatek Bangkit, Jovic Menunggu di 16 Besar

Rabu, 07 Okt 2026, 06:18 WIB

BEIJING - Petenis Polandia Iga Swiatek nyaris tersingkir. Tertinggal 4-6, 2-5 saat menghadapi Donna Vekic yang tinggal selangkah dari kemenangan, mantan petenis nomor satu dunia itu menolak menyerah. Swiatek bangkit, memutar keadaan, lalu menutup pertandingan dengan kemenangan 4-6, 7-6 (7-0), 6-2. Dia merebut tiket babak 16 besar China Open, Selasa (6/10).

Kini tantangan yang berbeda menanti. Unggulan ke-10 Iva Jovic, petenis Amerika Serikat berusia 18 tahun, sudah berdiri di depan mata. Jovic lebih dulu memastikan tempat di 16 besar setelah menundukkan Kamilla Rakhimova 6-1, 7-5.

Ket. Foto: Petenis Polandia Iga Swiatek memukul bola pengembalian ke arah petenis Kroasia Donna Vekic dalam pertandingan tunggal putri turnamen tenis China Open di Beijing pada 5 Oktober 2026. — Sumber: GREG BAKER / AFP

Laga Swiatek kontra Jovic menjadi pertarungan antara pengalaman juara dan keberanian generasi baru. Swiatek datang dengan reputasi sebagai salah satu pemain terbaik dunia, sedangkan Jovic membawa energi petenis muda yang tengah menanjak.

Namun, sebelum memikirkan Jovic, Swiatek harus lebih dulu melewati ujian mental luar biasa dari Vekic. Pertandingan berlangsung selama 2 jam 40 menit dan sempat terlihat akan menjadi milik petenis Kroasia tersebut.

Vekic sudah memimpin 6-4, 5-2. Swiatek berada dalam situasi nyaris tanpa jalan keluar. Tetapi tekanan justru memantik reaksinya. Ia merebut dua gim servis Vekic secara beruntun untuk menyamakan kedudukan 5-5. Set kedua akhirnya ditentukan melalui tie-break, dan Swiatek tampil tanpa ampun dengan menyapu tujuh poin sekaligus.

Momentum itu mengubah pertandingan. Kedua pemain saling mematahkan servis pada awal set ketiga. Setelah kedudukan 2-2, Swiatek kembali menemukan celah. Ia melakukan break untuk memimpin 3-2 dan sejak saat itu mengambil alih kendali. Vekic tak mampu menghentikan laju lawannya. Swiatek kemudian menyelesaikan pertandingan dengan 6-2.

“Saya jelas berada dalam posisi yang buruk dari sisi skor. Setelah set pertama, saya tidak benar-benar tahu yang harus diubah agar bisa bermain lebih baik,” ujar Swiatek. Perubahan itu akhirnya datang melalui keberanian.

Swiatek meningkatkan agresivitas, lebih berani mengubah arah pukulan dan memaksa Vekic keluar dari ritme terbaiknya. “Saya bermain lebih berani dan agresif, lebih sering mengubah arah bola. Pada akhirnya, itulah yang mengubah ritme pertandingan,” ujarnya.

Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang dominasi Swiatek atas Vekic. Dia kini memenangi seluruh lima pertemuan mereka, dengan hanya kehilangan satu set.

Bagi Swiatek, keberhasilan itu juga punya arti khusus. Ini merupakan kali ke-40 ia mencapai babak 16 besar turnamen WTA 1000. Ia memburu gelar WTA 1000 ke-13 sekaligus terus mengejar catatan elite dalam sejarah turnamen level tersebut.

Swiatek kini telah mengoleksi 147 kemenangan di WTA 1000. ben/G-1

  • china open 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.