Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman
Minggu, 23 Agu 2026, 14:34 WIBYOGYAKARTA â Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke daerah ini melalui Festival Prawirotaman yang berlangsung di kawasan Jalan Prawirotaman pada 22â23 Agustus 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta Lucia Daning Krisnawati di Yogyakarta, Minggu (23/8), mengatakan Festival Prawirotaman yang menyajikan beragam kegiatan, mulai bazar pernak pernik, pakaian, kuliner, hingga âFashion on the Streetâ menjadi daya tarik kunjungan wisatawan mancanegara.
"Tantangan dari Pak Wali Kota adalah bagaimana caranya untuk mendongkrak wisatawan mancanegara agar bisa hadir dan menjadikan Yogyakarta sebagai tujuan wisata luar negeri," katanya.
Menurut dia, berdasarkan data hingga 31 Desember 2025, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Yogyakarta berada di kisaran 316 ribu orang, sementara kunjungan wisatawan nusantara mencapai sekitar 11 juta orang.
Oleh karena itu, Festival Prawirotaman menjadi salah satu daya tarik yang mampu menjaring wisatawan mancanegara, terutama karena periode Juli dan Agustus menjadi salah satu masa tingginya kunjungan wisatawan asing ke Yogyakarta.
"Festival Prawirotaman juga telah masuk dalam kalender event Kota Yogyakarta, dengan harapan dapat terus diperkuat agar mampu mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara dari tahun ke tahun," katanya.
Menurut dia, sebagai kawasan yang identik dengan wisatawan mancanegara atau sering disebut sebagai "kampung bule", Prawirotaman, menjadi salah satu kampung yang dikenal sebagai kawasan internasional di Kota Yogyakarta.
Inisiator Fashion on the Street Prawirotaman Lia Mustofa mengatakan, kegiatan tersebut telah diselenggarakan untuk ke-11 kalinya, yang pada 2026 Fashion on the Street tidak hanya digelar di Prawirotaman 1, tetapi juga diperluas ke Prawirotaman 2.
Menurut dia, Fashion on the Street juga melibatkan generasi muda, baik sebagai desainer maupun model, bahkan beberapa wisatawan dan mahasiswa dari luar negeri turut ambil bagian, di antaranya dari Belanda, Jepang, dan Korea.
"Kami memang mengkhususkan para desainer dan modelnya adalah generasi muda. Ingin ada keberlanjutan," katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Patrick Kluivert Akhirnya Datang ke Indonesia, Promotor Akui Sempat Sulit Yakinkan
-
DKI Jakarta Targetkan Juara Umum Peparnas 2028
-
Pramono Minta Maaf Baru Tahu SDN Kebayoran Lama Roboh 2 Tahun, Janji Segera Dibangun
-
Manchester United Taklukkan Chelsea 1-0 lewat Gol Tunggal Matheus Cunha
-
Legenda Real Madrid Santamaria Wafat di Usia 96 Tahun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.