Pramono Minta Maaf Baru Tahu SDN Kebayoran Lama Roboh 2 Tahun, Janji Segera Dibangun

Rabu, 22 Jul 2026, 13:22 WIB

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan permohonan maaf karena baru mengetahui kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, yang telah tidak digunakan sejak bangunannya mengalami kerusakan berat akibat robohnya sebagian atap pada 2024.

Pramono mengaku pertama kali mengetahui persoalan tersebut saat mendapat pertanyaan dari awak media. Setelah itu, ia langsung meminta jajarannya membahas kondisi sekolah tersebut dalam rapat dan segera melakukan peninjauan ke lokasi.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di Balai Kota, Rabu (22/7). — Sumber: Antara

"Kemarin ketika ditanya teman-teman media mengenai SD Negeri yang roboh di Kebayoran Lama, terus terang itu pertama kali saya mendengar. Saya menjawab apa adanya. Mohon maaf saya tidak tahu pada waktu itu," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/7).

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera mempercepat pembangunan kembali sekolah tersebut agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan aman.

Menurut Pramono, apabila anggaran dari APBD belum tersedia, pemerintah akan membuka peluang pembiayaan melalui sumber lain, seperti kewajiban layanan publik (KLB), program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), maupun skema pendanaan lainnya.

"Kalau memang belum ada dana dari APBD, maka dibuka ruang apakah dari KLB atau CSR atau dari mana pun. Yang penting harus segera dibangun," ujarnya.

Pramono menilai persoalan infrastruktur pendidikan merupakan hal yang harus segera ditangani. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah bersikap terbuka terhadap berbagai permasalahan yang terjadi.

Ia juga mengungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno akan mengumpulkan jajaran Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi kondisi sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan.

"Tidak perlu menutup-nutupi. Harus terbuka apa adanya. Itulah karakter Pemerintah Jakarta untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada," kata Pramono.

Selain SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Pramono mengatakan terdapat 22 sekolah lain yang juga menjadi prioritas perbaikan.

"Bukan hanya yang viral kemarin, tetapi juga 22 sekolah lainnya akan segera kami selesaikan," ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi tetap mendapatkan layanan pendidikan yang aman dan berkualitas selama proses pembangunan kembali sekolah berlangsung.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan pemerintah akan terus mengawal proses pembangunan sesuai tahapan yang telah disusun.

"Selama proses persiapan pembangunan, kami memastikan anak-anak tetap dapat belajar dengan baik dan aman. Kami juga mengapresiasi perhatian dan masukan masyarakat karena menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik," ujar Marulina.

Pemerintah juga menjamin proses belajar mengajar tetap berjalan hingga pembangunan sekolah selesai dilaksanakan.

Dikosongkan Sejak 2024

Sebagian rangka atap SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi roboh pada November 2024. Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, bangunan tersebut dikategorikan mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Demi alasan keselamatan, sejak 27 November 2024 gedung sekolah dikosongkan dan area sekolah diamankan untuk menghindari potensi bahaya.

Mulai 28 November 2024, sebanyak 270 siswa dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada di lokasi berdekatan. Selama ini kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan sistem dua sif agar seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan secara optimal.

  • Atap Sekolah Roboh

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.