- Home
-
- Luar Negeri
-
- Gempa M 5,9 Guncang Jepang...
Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!
Minggu, 23 Agu 2026, 18:25 WIBJAKARTA - Gempa bumi bermagnitudo 5,9 mengguncang Jepang pada Minggu pagi dan menyebabkan guncangan kuat di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Tokyo. Sedikitnya 37 orang dilaporkan terluka akibat gempa tersebut, sementara satu orang mengalami luka serius.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyebut pusat gempa berada di bagian selatan Prefektur Ibaraki, wilayah yang berada tidak jauh dari Tokyo. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman sekitar 68 kilometer dan tidak memicu peringatan tsunami.
Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang melaporkan puluhan warga mengalami luka akibat guncangan gempa. Selain korban luka, satu bangunan di Prefektur Saitama juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa tersebut.
Guncangan gempa turut dirasakan di wilayah ibu kota Jepang. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan gempa terasa di Tokyo serta sejumlah prefektur lain, termasuk Ibaraki, Saitama, dan Chiba.
Pemerintah Jepang langsung mengambil sejumlah langkah untuk memantau dampak gempa. Takaichi mengatakan para pejabat telah diminta untuk menilai kondisi di wilayah terdampak sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan informasi mengenai situasi terbaru.
âSaya meminta warga di daerah yang terguncang sangat kuat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa bumi lain dengan magnitudo serupa,â kata Takaichi.
Takaichi juga memastikan pemerintah Jepang telah mengambil langkah yang diperlukan setelah gempa terjadi. Ia meminta pejabat terkait memberikan informasi yang tepat waktu dan akurat kepada masyarakat mengenai perkembangan kondisi di lapangan.
Dampak gempa tidak hanya dirasakan oleh warga, tetapi juga mengganggu aktivitas transportasi di sekitar Tokyo. Sejumlah layanan kereta regional dilaporkan mengalami gangguan setelah guncangan terjadi.
Meski guncangan cukup kuat dan menimbulkan sejumlah korban luka, JMA memastikan tidak ada kekhawatiran mengenai tsunami. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat penanganan bencana dapat difokuskan pada pemeriksaan kerusakan bangunan dan keselamatan warga.
Pihak berwenang Jepang masih melakukan penilaian terhadap dampak gempa di wilayah yang merasakan guncangan paling kuat. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan.
Jepang merupakan salah satu negara yang paling sering mengalami gempa bumi karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Karena itu, masyarakat dan pemerintah setempat memiliki sistem pemantauan serta prosedur tanggap darurat yang dirancang untuk menghadapi aktivitas seismik.
Gempa bermagnitudo 5,9 tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas gempa dapat terjadi secara tiba-tiba, termasuk di wilayah yang berdekatan dengan pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan Jepang. Dengan potensi gempa susulan, pemerintah meminta warga di daerah terdampak tetap waspada dan segera mengikuti arahan otoritas apabila kondisi kembali berubah.
- Bencana Alam
- Gempa Bumi
- Tokyo
- Peringatan Tsunami
- Gempa Jepang
- Jepang
- PM Jepang Sanae Takaichi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Gempa NTT Apakah Merembet ke Jawa? Sore Ini Bantul Jogja Digoyang Gempa
-
Pastikan Stok BBM di NTT Aman, Komut Pertamina Tinjau Langsung Daerah Gempa
-
Ahli Menduga Gempa M7,1 Jepang Disebabkan Tekanan Sesar Lama
-
Breaking! BMKG Ingatkan Ancaman Tsunami hingga 3 Meter di NTT, NTB dan Sulsel
-
Gempa Jepang Picu Ledakan di AEON Mall Kumamoto, 3 Orang Tewas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.