Mematangkan Persiapan Festival Budaya Irau Malinau 2026

Jumat, 21 Agu 2026, 23:25 WIB

Malinau, Kaltara - Pemerintah Kabupaten Malinau mematangkan persiapan festival budaya Irau Malinau ke-12 yang telah ditetapkan sebagai salah satu dari 125 Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia.

“Kita tengah mematangkan persiapan pelaksanaan festival seni budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau dan Irau ke-12 Tahun 2026,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Ernes Silvanus di Malinau, Kalimantan Utara, Jumat.

Ket. Foto: Irau Malinau ke-11 Tahun 2025 dilaksanakan selama 20 hari dan tahun ini kembali dilaksanakan serta masuk kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) Kemenpar RI 2026. — Sumber: Antara

Ernes mengatakan pelaksanaan Irau tahun ini akan lebih diarahkan pada penggalian dan penguatan potensi seni, budaya, serta kreativitas lokal.

Ia menyebut Irau Malinau 2026 berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan dua tahun sekali. Kini dilaksanakan setiap tahun seiring masuknya agenda budaya ini dalam kalender KEN Kemenpar RI.

“Di tahun ini kita lebih menggali potensi budaya lokal. Kita ingin anak-anak dan masyarakat Malinau semakin bangga dengan budaya daerahnya,” katanya.

‎Rangkaian kegiatan Irau Malinau direncanakan berlangsung selama kurang lebih sepekan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain pertunjukan seni budaya, permainan rakyat bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), keterlibatan pelajar, penampilan band lokal, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya.

Ernes menegaskan, pelaksanaan Irau tidak hanya menjadi perayaan hari jadi Kabupaten Malinau, tetapi juga momentum untuk menggali, memperkenalkan, dan melestarikan kekayaan budaya Malinau.

Bupati Malinau Wempi Malinau meminta pelaksanaan festival budaya yang dirangkaikan dengan HUT Kabupaten Malinau agar dikaji dan persiapkan secara matang, baik dari sisi beban anggaran maupun dampaknya terhadap masyarakat.

“Kegiatan harus memberikan dampak terhadap UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), perekonomian daerah, pariwisata, ekonomi kreatif dan kearifan lokal,” tegasnya.

Diketahui, Irau Malinau yang dulunya merupakan agenda dua tahunan kini digelar setahun sekali di bulan Oktober dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Malinau setelah masuk KEN Kemenpar RI.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.