Prancis Jaga Momentum Jelang Jumpa Italia

Rabu, 07 Okt 2026, 07:10 WIB

PARIS – Tim nasional Prancis menunjukkan mental juara setelah bangkit secara spektakuler untuk mengalahkan Belgia 4-1 dalam lanjutan UEFA Nations League, Selasa (6/10) dini hari WIB. Kemenangan itu bukan hanya menjaga catatan tak terkalahkan Zinedine Zidane sebagai pelatih Les Bleus, tetapi juga membuka jalan menuju babak perempat final.

Namun, pekerjaan Prancis belum selesai. Dua pertandingan terakhir fase grup akan mempertemukan mereka dengan Italia di kandang lawan dan Turki di hadapan pendukung sendiri bulan depan.

Ket. Foto: Gelandang Prancis bernomor punggung 11, Michael Olise (kiri), merayakan bersama penyerang Prancis bernomor punggung 20, Desire Doue, setelah mencetak gol keempat bagi timnya dalam pertandingan sepak bola UEFA Nations League Grup A1 antara Prancis dan Belgia di Stade de France, Saint-Denis, sebelah utara Paris, pada 5 Oktober 2026. — Sumber: FRANCK FIFE / AFP

Michael Olise kembali menjadi bintang dalam kebangkitan Prancis. Winger Bayern Munich itu mencetak dua gol sekaligus menyumbang satu assist ketika Prancis membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dari Belgia.

Belgia bahkan berada di jalur untuk mencatat kemenangan kompetitif pertama atas Prancis sejak 1981. Dodi Lukebakio membuat tim tamu unggul pada babak pertama. Prancis kesulitan menemukan celah. Permainan mereka baru berubah drastis setelah Zidane melakukan sejumlah pergantian pemain.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Prancis mengamuk pada 13 menit terakhir dengan mencetak empat gol. Seluruh gol Les Bleus lahir dari para pemain pengganti yang mengubah jalannya pertandingan.

Desire Doue membuka pesta gol dengan tembakan rendah dari tepi kotak penalti. Setelah itu, Olise memberikan umpan tarik yang diselesaikan Rayan Cherki untuk membawa Prancis berbalik unggul. Belgia mulai kehilangan kendali, sementara Prancis semakin leluasa menekan.

Olise kemudian mencetak gol ketiga dengan penyelesaian yang tidak sempurna. Dia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa tambahan waktu. Skor 4-1 menjadi gambaran sempurna tentang kebangkitan Prancis yang sempat tertatih-tatih sebelum akhirnya menghancurkan pertahanan Belgia.

“Kami bermain bagus pada akhir pertandingan. Babak pertama memang sulit, tetapi kami terus berjuang dan senang dengan hasil ini,” ujar Olise. Pemain Bayern Munich tersebut kini menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam awal era Zidane. Dalam tiga pertandingan terakhir, Olise sudah mencetak empat gol meski hanya sekali tampil sebagai starter.

Menurut Olise, performanya tidak terlepas dari kerja sama seluruh tim dan kepercayaan yang diberikan Zidane. “Ini usaha seluruh tim. Zidane membawa ide-idenya sendiri dan kami mengikutinya. Kami tampil baik dalam empat pertandingan ini dan akan terus melangkah,” ujarnya.

Kemenangan atas Belgia membuat Prancis semakin kokoh di puncak Grup A1 dengan keunggulan tiga poin atas Italia. Belgia berada di posisi ketiga, tertinggal satu angka dari Italia.

Di sisi lain, Italia terus menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di bawah Roberto Mancini. Gli Azzurri naik ke posisi kedua setelah menundukkan Turki 3-1 di Bologna.

Italia membuka keunggulan melalui tendangan keras Gianluca Scamacca. Turki sempat memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan setelah Aral Simsir mencetak gol sesaat setelah pertandingan memasuki satu jam.

Namun, Italia kembali menemukan momentum. Riccardo Calafiori dan Pio Esposito masing-masing mencetak gol untuk memastikan kemenangan tuan rumah. Hasil itu menjadi kemenangan kedua Italia atas Turki dalam sepekan setelah sebelumnya menang telak 4-1 di Bursa.

Grup Lain

Persaingan di grup lain juga berlangsung ketat. Irlandia Utara masih memimpin Grup B2, tetapi harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Georgia di Belfast. Penjaga gawang Liverpool, Giorgi Mamardashvili, menjadi penyelamat Georgia setelah menggagalkan penalti Isaac Price pada menit-menit akhir.

Hungaria terus membuntuti dengan selisih satu poin setelah menang 2-1 atas Ukraina dalam pertandingan yang digelar di Slovakia. Di Grup B4, Swedia mempertahankan posisi teratas setelah menang tipis 1-0 atas Rumania.

Striker Arsenal, Viktor Gyokeres, kembali mencetak gol dan kini selalu membobol gawang lawan dalam tujuh pertandingan Nations League berturut-turut. Tim asuhan Graham Potter unggul dua poin atas Bosnia dan Herzegovina yang mengalahkan Polandia 1-0.

Sementara itu, di Grup C2, mantan winger Tottenham Hotspur Marcus Edwards menjadi penentu kemenangan Siprus. Golnya pada masa tambahan waktu memastikan Siprus menang 2-1 atas Latvia. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.