Lolos Uji Karantina Ketat, Komoditas Unggulan Bengkulu Ini Langsung Diberangkatkan ke Vietnam
Minggu, 19 Jul 2026, 19:50 WIBBENGKULU -Â Badan Karantina Indonesia melalui satuan kerja Karantina Bengkulu mengawal ekspor 22 ton komoditas kolang-kaling asal Provinsi Bengkulu menuju pasar internasional di Vietnam, Minggu (19/7).Â
Produk pertanian unggulan yang mayoritas bersumber dari perkebunan aren di Kabupaten Rejang Lebong ini dikapalkan melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, setelah dinyatakan lolos serangkaian uji kesehatan tumbuhan (phytosanitary certificate) guna menjamin mutu dan daya saing di pasar global.
 Karantina Bengkulu mengawal ekspor 22 ton kolang-kaling asal Provinsi Bengkulu menuju Vietnam setelah komoditas tersebut memenuhi persyaratan karantina dan kesehatan tumbuhan sesuai ketentuan negara tujuan.
"Karantina Bengkulu selalu siap mendampingi pelaku usaha dan eksportir dalam setiap tahapan ekspor, mulai dari pemenuhan persyaratan karantina hingga penerbitan sertifikat kesehatan. Dengan demikian, komoditas pertanian asal Bengkulu memiliki jaminan mutu dan keamanan sehingga dapat diterima dengan baik di negara tujuan ekspor," kata Kepala Karantina Bengkulu Betty Fajarwati di Bengkulu, Minggu.
Sebanyak 22.000 kilogram kolang-kaling tersebut diberangkatkan dari Bengkulu dan selanjutnya dikapalkan melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju negara tujuan ekspor, Vietnam.
Sebelum diberangkatkan, komoditas tersebut telah melalui serangkaian tindakan karantina dan dinyatakan sehat, aman, serta memenuhi persyaratan Phytosanitary Certificate sesuai ketentuan negara tujuan.
Betty mengatakan ekspor tersebut menjadi salah satu bukti meningkatnya peluang pasar bagi komoditas unggulan Bengkulu di pasar internasional.
Menurut dia komitmen Karantina Bengkulu memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan sesuai standar internasional merupakan bagian dari upaya memperkuat daya saing komoditas unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar global.
Dia berharap ekspor kolang-kaling dapat terus berlanjut dengan volume yang semakin meningkat seiring peningkatan kualitas produk.
"Ekspor kolang-kaling ini diharapkan dapat terus berlanjut dan volumenya semakin meningkat, dengan kualitas produk yang semakin baik tentunya. Pohon aren sebagai penghasil kolang-kaling ini tumbuh baik di Bengkulu, khususnya di Kabupaten Rejang Lebong, dan menjadikannya sebagai salah satu daerah penghasil kolang-kaling di Indonesia," ujarnya.
Selain kolang-kaling, Bengkulu juga memiliki berbagai komoditas pertanian berpotensi ekspor, seperti kopi, pinang, kelapa, karet, kakao, serta hasil perkebunan dan hortikultura lainnya yang diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi petani, pelaku usaha, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
- rejang lebong
- ekspor kolang kaling
- karantina bengkulu
- komoditas bengkulu
- ekspor vietnam
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Gubernur The Fed Hati-Hati dalam Memangkas Suku Bunga
-
Gubernur Gorontalo: Operasi Patuh 2025 Bukan Sekadar Penindakan, Tapi Edukasi
-
Korea Selatan akan Mengizinkan Warganya Berwisata ke Korea Utara
-
Amorim Tegaskan Mainoo Harus Bersaing dengan Bruno di Manchester United
-
Hasil CKG: 36 Persen Penduduk Dewasa dan Lansia di Indonesia Alami Obesitas
-
Pertanian Harus Bisa Menggantikan Sektor Pertambangan di Kutai Timur
-
Membatasi Akses Digital Anak di Sekolah dengan Menerapkan Pengaturan 3S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.