Wali Kota Bandung Tawarkan PBB Rp1 untuk Bangun Cagar Budaya
Kamis, 20 Agu 2026, 11:40 WIBBANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali membuka peluang investasi seluas-luasnya melalui gelaran Investor Day. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, berbagai potensi investasi kini terbuka lebar seiring dengan semakin terkoneksinya Kota Bandung serta pengembangan sejumlah sektor strategis.
Wali Kota Farhan menyebut dibukanya kembali Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, penataan pasar tradisional hingga pengembangan sektor pariwisata dan perdagangan menjadi peluang besar bagi investor.
âPada kesempatan sekarang kita membuka pintu seluas-luasnya bagi para investor untuk masuk Kota Bandung. Berbagai macam peluang itu besar sekali,â kata Wali Kota Farhan pada Acara Investor Day 2026 di Hotel Grandia Kota Bandung, Rabu (19/8).
Salah satu insentif yang disiapkan Pemkot Bandung adalah PBB Rp1 bagi gedung-gedung yang telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya dan memiliki Surat Keputusan (SK) dari Pemkot Bandung.
Kebijakan tersebut ditujukan untuk menarik investor agar mau menghidupkan kembali bangunan-bangunan bersejarah di Kota Bandung tanpa menghilangkan karakter dan nilai sejarahnya.
âSehingga akan bisa mengundang para investor untuk bisa masuk dan membangun kembali gedung-gedung cagar budaya itu tanpa menghilangkan karakternya sama sekali,â ujar dia.
Menurut Wali Kota Farhan, sektor pariwisata dan perdagangan masih menjadi peluang investasi terbesar. Masuknya investasi diharapkan tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi tetapi juga memperkuat ekosistem usaha di Kota Bandung.
Selain itu, Pemkot Bandung mulai membidik sektor pendidikan tinggi. Dengan banyaknya perguruan tinggi yang berkualitas, Bandung memiliki peluang menjadi magnet bagi talenta-talenta dari luar daerah untuk menempuh pendidikan.
âDengan jumlah perguruan tinggi berkualitas yang banyak di Kota Bandung kami ingin mengundang talenta-talenta terbaik di luar Kota Bandung untuk berkuliah di Kota Bandung,â ucap dia.
Selain itu, Pemkot Bandung menargetkan realisasi investasi mencapai Rp11 triliun pada 2026. Wali Kota Farhan optimistis target tersebut dapat tercapai karena hingga semester pertama, realisasi investasi telah menembus lebih dari Rp6 triliun.
âTarget sebetulnya Rp11 triliun, tapi insyaallah bisa tercapai karena di semester satu saja sudah tercapai lebih dari Rp6 triliun,â ujar dia.
Wali Kota Farhan juga memiliki visi yang lebih besar yakni menjadikan Bandung sebagai technology hub. Namun, menurut dia, visi tersebut perlu didukung dengan transformasi Bandung menjadi financial hub.
Ia bahkan mendorong agar Bandung masuk dalam pengembangan kawasan pusat keuangan dan investasi nasional.
âBandung itu pas banget kalau dijadikan sebagai PFI (Pusat Finansial Indonesia),â kata Wali Kota Farhan.
Menurut dia, Bandung memiliki sejumlah keunggulan untuk pengembangan industri berbasis teknologi, termasuk potensi pembangunan data center. Kondisi geografis Bandung yang relatif sejuk dinilai dapat menjadi salah satu faktor pendukung efisiensi operasional pusat data.
Wali Kota Farhan juga menyebut peluang pembangunan data center secara vertikal di sejumlah lokasi di Kota Bandung. Dukungan energi juga dinilai akan semakin kuat dengan rencana suplai listrik dari Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka dalam beberapa tahun mendatang.
âBandung sudah sangat siap untuk menjadi salah satu PFI,â tutur dia. ils/I-1
- Pemkot Bandung
- Bangunan Cagar Budaya
- Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pemkab Lumajang Usulkan Pembangunan 4 Jalur Evakuasi Gunung Semeru
-
Antisipasi TPA Regional Tutup 2027, Pemkab Solok Siapkan TPST Berbasis RDF
-
Merasakan Ketegangan Persiapan Navy SEAL Menculik Diktator Panama Jenderal Noriega
-
Matt Damon Beri Update 'Jason Bourne 6'
-
DPRD Babel Minta Dindik Segera Cairkan Subsidi SPP Siswa Sekolah Swasta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.