Pemkot Makassar Siapkan 13 SPAM Baru Antisipasi Kemarau Panjang
Kamis, 20 Agu 2026, 07:55 WIBMAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan 13 fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) atau Pamsimas di Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, sebagai upaya mengantisipasi kemarau panjang.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Kamis (20/8), mengatakan, Pamsimas itu akan memastikan ketersediaan air bersih di tengah potensi musim kemarau panjang dan kondisi kekeringan ekstrem.
"Saya datang langsung ke lokasi melihat SPAM ini. Tujuannya memastikan ketersediaan air pompa ini berjalan dan manfaat untuk warga disini," ujarnya.
Munafri Arifuddin melihat secara langsung kondisi sarana penyediaan air bersih, sekaligus memastikan fasilitas yang telah dibangun pemerintah kota dapat berfungsi secara optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang selama ini berada di wilayah dengan keterbatasan akses air.
Fasilitas SPAM tersebut berada di sekitar wilayah RW 03 Kelurahan Cambaya dan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat akses masyarakat terhadap kebutuhan air bersih.
Munafri melihat langsung sarana sumur bor serta sistem distribusi air yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat.
Di lokasi tersebut terdapat lima sumur bor yang menjadi sumber air bagi warga. Tiga di antaranya merupakan sumur bor bantuan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar yang dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di kawasan tersebut.
Munafri mengatakan, fasilitas SPAM tersebut sebelumnya telah diserahkan untuk dikelola secara mandiri dan swadaya oleh masyarakat.
"Tadi saya datang lihat SPAM ini, sekitar empat bulan berjalan, diberikan oleh PU kepada masyarakat untuk dikelola secara mandiri, secara swadaya," kata Munafri.
Menurutnya, fasilitas tersebut awalnya diproyeksikan hanya melayani sekitar 83 rumah. Namun, dalam perkembangannya, jaringan air bersih tersebut telah mampu melayani hingga 109 rumah warga.
"Ini mengaliri, target awalnya kurang lebih hanya 83 rumah, tapi akhirnya menjadi 109 rumah yang mereka layani," terangnya.
Wali kota menilai, keberadaan SPAM menjadi salah satu langkah penting Pemerintah Kota Makassar dalam menghadapi ancaman kekeringan, terutama di kawasan yang secara geografis memang memiliki keterbatasan sumber air.
"Ini adalah salah satu antisipasi kita untuk bagaimana mengantisipasi kemarau panjang," katanya.
Munafri mengungkapkan Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas PU telah merencanakan pembangunan fasilitas SPAM serupa di sejumlah wilayah lainnya.
Sedikitnya terdapat 13 titik tambahan yang direncanakan untuk dibangun sebagai bagian dari upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat.
- Pemkot Makassar
- 13 SPAM Baru
- Hadapi Musim Kemarau
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Langgar Aturan Keimigrasian, WN China Dideportasi Imigrasi Langsa.
-
Kemendagri Gandeng BPS dan BNPP Petakan 15.000 Rumah di Perbatasan Jadi Layak Huni
-
Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak Penertiban, Solusi Modal Usaha agar Tak Kembali Langgar Aturan
-
Polda Bali Tegaskan Pulau Dewata Aman, Respons Travel Warning Korea Selatan
-
Lomba teater modern Festival Seni Bali Jani 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.