Marquez dan Martin Bersaing Ketat Menuju Mandalika

Senin, 05 Okt 2026, 06:38 WIB

MOTEGI - Persaingan Marc Marquez dan Jorge Martin menuju perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin sengit. Kemenangan Marquez di MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10), membuat jarak kedua pembalap hanya tersisa dua poin. Duel keduanya pun dipastikan menjadi sorotan utama saat rombongan MotoGP tiba di Mandalika, Indonesia, akhir pekan ini.

Marquez tampil sebagai pemenang setelah menyalip Martin, yang memulai balapan dari pole position, di pertengahan lomba. Pembalap Ducati itu kemudian mampu mempertahankan posisi terdepan hingga finis. Hasil tersebut sekaligus melengkapi akhir pekan sempurna Marquez setelah sehari sebelumnya juga memenangi sprint race.

Ket. Foto: Pembalap Ducati Lenovo Team asal Spanyol Marc Marquez (depan), dan pembalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin (Belakang), saat balapan MotoGP Grand Prix Jepang di Mobility Resort Motegi, Motegi, Prefektur Tochigi, pada 4 Oktober 2026. — Sumber: Toshifumi KITAMURA / AFP

Kemenangan di Motegi menjadi kemenangan keenam Marquez pada balapan utama musim ini. Tambahan poin maksimal membuat juara dunia tujuh kali itu kembali mendekati Martin setelah sebelumnya kehilangan banyak poin pada MotoGP Austria. “Ini sangat penting. Saya membutuhkan poin maksimal,,” ujar Marquez.

Pembalap asal Spanyol itu mengakui balapan tidak mudah, terutama ketika harus berada di belakang Martin pada fase awal. Namun, Marquez mampu menjaga ritme dan menunggu momentum yang tepat sebelum melakukan serangan.

“Balapannya sulit, terutama ketika berada di belakang Jorge. Tetapi saya tahu jika bisa memimpin, kecepatannya bagus,” ujarnya. Menurut Marquez, Jorge mencoba menyerang, tetapi kemudian dirinya mampu meningkatkan kecepatan dan itu cukup untuk menjalani dua lap terakhir dengan lebih santai.

Marquez mulai mengambil kendali balapan di lap ke-11. Setelah melewati Martin, dia langsung membuka jarak dan tidak lagi mendapat tekanan berarti hingga garis finis. Sebelum balapan, Marquez juga sempat melakukan pemanasan unik dengan menjatuhkan tubuh ke aspal dan melakukan push-up. Setelah itu, dia kembali menunjukkan kekuatannya di atas motor Ducati.

Martin harus puas di posisi kedua. Meski gagal mempertahankan keunggulan di klasemen, pembalap Spanyol itu tetap optimistis. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.