Prancis Tertekan Hadapi Belgia
Senin, 05 Okt 2026, 07:08 WIBPARIS - Pelatih tim nasional Prancis Zinedine Zidane menghadapi ujian penting dalam debut kandangnya. Les Bleus menjamu Belgia di Stade de France, Selasa (6/10) dini hari WIB, dalam lanjutan UEFA Nations League. Kemenangan menjadi target penting untuk menjaga posisi Prancis di puncak Grup 1 Liga A.
Prancis memang belum terkalahkan sejak Zidane menggantikan Didier Deschamps. Namun, tiga pertandingan awal memperlihatkan bahwa pekerjaan pelatih yang saat menjadi pemain membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 itu tidak mudah.
Setelah menang tipis 1-0 atas Turkiye pada debutnya, Prancis kembali menundukkan Belgia dengan skor serupa. Namun, performa mereka tersendat ketika ditahan Italia 1-1 pada Jumat. Gol Alessandro Bastoni menggagalkan kemenangan Prancis sekaligus mengakhiri rangkaian empat kemenangan beruntun Les Bleus di kandang dalam laga kompetitif.
Hasil tersebut membuat Prancis hanya unggul satu poin atas Belgia. Situasi itu menjadikan pertemuan di Paris semakin menentukan. Belgia datang dengan modal kemenangan meyakinkan 3-0 atas Turki di Liege.
Zidane kini dituntut memperbaiki efektivitas timnya. Hasil imbang melawan Italia menunjukkan bahwa Prancis masih memiliki celah, meski mereka sempat berada dalam posisi unggul. Gianluigi Donnarumma juga tampil gemilang sehingga membuat Les Bleus kesulitan menambah gol.
Dari kubu Belgia, Mark van Bommel mendapat suntikan kepercayaan diri setelah kemenangan telak atas Turkiye. Timnya juga sempat mencatat clean sheet melawan Italia dan Turkiye di antara kekalahan tipis dari Prancis. Van Bommel menilai perkembangan tersebut menjadi modal penting sebelum kembali menghadapi Les Bleus.
Pertemuan terakhir kedua tim pada akhir September juga menjadi bukti betapa tipis perbedaannya. Prancis baru memastikan kemenangan pada menit ke-88 melalui Michael Olise ketika pertandingan tampaknya akan berakhir imbang.
Secara historis, kedua negara sama-sama telah mengoleksi 30 kemenangan dalam pertemuan mereka. Namun, Prancis memiliki keunggulan dalam enam duel terakhir. Les Bleus juga belum terkalahkan sejak Zidane mengambil alih tim.
Masalah Prancis kali ini berada di lini belakang. Dayot Upamecano harus menjalani skorsing satu pertandingan setelah menerima kartu kuning kedua pada penghujung laga melawan Italia. Maxence Lacroix berpeluang tampil sejak menit pertama bersama Jeremy Jacquet.
Prancis juga masih kehilangan Kylian Mbappe yang mengalami cedera lutut saat menang atas Turkiye pada matchday pertama. Namun, Zidane tetap memiliki banyak pilihan berkualitas di lini depan. Olise menjadi salah satu pemain paling menentukan. Tendangan bebasnya ke gawang Italia merupakan gol keduanya di UEFA Nations League musim ini. Dua gol tersebut berarti ia menyumbang 66,7 persen dari total tiga gol Prancis dalam kompetisi tersebut. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Pemkab Natuna Menerapkan Belajar dari Rumah di Subi dan Pulau Panjang
-
TikToker Vilmei Kena Apes, Saldo Akunnya Dikuras Mantan Karyawan, Polisi Sita Rp11,59 Juta dari Rekening Tersangka
-
Kapal Tenggelam Tinggalkan Trauma, Pakar UI Ungkap Solusi Pulihkan Kesehatan Mental Korban
-
Descendants of The Sun Versi Indonesia Tayang 2027
-
Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Persija Kalahkan Persib 2-1 di Stadion GBK. Denis Kolinger: Kami Layak Menang
-
Polres Kepulauan Tanimbar Padamkan Titik Api di Perladangan Desa Latdalam.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.