Kebakaran Hutan Pinus Malino sudah Dikuasai Petugas
Rabu, 19 Agu 2026, 23:50 WIBMakassa - Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan Hasnawir mengatakan kebakaran hutan pinus di kawasan Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sudah dikuasai petugas setelah api sempat melalap sekitar satu hektare hutan pinus Malino.
"Kebakaran terjadi di bagian bawah kawasan hutan pinus Malino. Api diduga berasal dari aktivitas petani yang membakar sampah, namun kobaran api tidak berhasil dikendalikan akibat kondisi angin yang cukup kencang," kata Hasnawir saat dikonfirmasi di Makassar, Rabu.
Kondisi tersebut menyebabkan api dengan cepat merambat dan membakar sejumlah pohon pinus di kawasan tersebut. Luasan areal yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.
Petugas yang berada di sekitar kawasan kemudian bergerak cepat melakukan penanganan untuk mencegah api meluas ke areal hutan lainnya. Kesigapan petugas membuat kobaran api secara bertahap berhasil dikendalikan.
Hasnawir mengatakan, penanganan dilakukan dengan mengutamakan pencegahan agar api tidak merambat lebih jauh, terutama mengingat kondisi angin yang dapat mempercepat penyebaran api.
Menurut dia, kebakaran hutan harus menjadi perhatian bersama karena kondisi kawasan hutan yang kering dan angin kencang dapat membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Kasnawir mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam menggunakan api untuk berbagai keperluan.
Ia meminta masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan karena bara kecil sekalipun dapat menjadi sumber kebakaran ketika kondisi vegetasi kering.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan tidak membuang sampah sembarangan, terlebih melakukan pembakaran sampah atau ilalang di sekitar kawasan hutan.
BKSDA Sulsel juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kawasan hutan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Kewaspadaan dan keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi, sekaligus menjaga kawasan hutan pinus Malino tetap aman dari ancaman kebakaran.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kebakaran 7,5 Hektare Hutan dan Lahan di Rokan Hilir Riau Berhasil Dipadamkan
-
Pemkab Gorontalo Utara Bentuk Desa Tangguh Hadapi Perubahan Iklim
-
Begini Kronologinya, Satu Warga Meninggal Saat Karhutla Melanda Ketapang
-
Trump Kembali Blokade Selat Hormuz, Kenakan Tarif Jasa Keamanan Kargo 20 Persen
-
Kawal Budaya Betawi, Binaan Dinas Kebudayaan DKI Sabet Gold Medal di Singapura
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.