Juara US Open, Rybakina Kokoh di Puncak
Senin, 14 Sep 2026, 07:08 WIBNEW YORK - Petenis Kazakhstan Elena Rybakina menutup US Open dengan cara yang sempurna. Bukan hanya mengangkat trofi Grand Slam ketiganya, Rybakina juga resmi merebut posisi nomor satu dunia dari Aryna Sabalenka. Kemenangan di Arthur Ashe Stadium, Minggu (13/9) dini hari WIB, sekaligus menjadi penanda dimulainya era baru dalam persaingan tenis putri.
Rybakina menaklukkan Sabalenka 6-4, 5-7, 6-2 dalam final yang berlangsung keras dan penuh tekanan. Hasil itu menggagalkan ambisi Sabalenka mencatat hat-trick gelar US Open sekaligus mengakhiri rentetan 20 kemenangan beruntun juara bertahan itu di Flushing Meadows.
Lebih penting lagi, kemenangan tersebut mengukuhkan Rybakina sebagai petenis nomor satu dunia. Dia sebenarnya sudah memastikan diri menggusur Sabalenka dari posisi teratas setelah mencapai semifinal, tetapi gelar US Open membuat pergantian kekuasaan itu terasa semakin meyakinkan.
âSulit menemukan kata-kata sekarang. Saya benar-benar tidak menyangka bisa seperti ini ketika datang ke turnamen ini,â ujar Rybakina seusai pertandingan. âSaya sempat menghadapi sedikit masalah cedera, tetapi entah bagaimana semuanya berjalan sesuai keinginan saya,â ujarnya.
Perjalanan menuju puncak itu tidak datang tanpa keraguan. Cedera pergelangan kaki membuat Rybakina mundur dari turnamen Cincinnati hanya sekitar tiga pekan sebelum US Open. Dia bahkan belum bermain selama tujuh hari sebelum tampil di New York. Kondisi itu sempat menimbulkan pertanyaan apakah dia mampu bertanding dalam Grand Slam terakhir musim ini.
Namun, keraguan tersebut justru berubah menjadi energi. Rybakina melewati turnamen dengan kemenangan-kemenangan meyakinkan, termasuk menyingkirkan dua mantan juara Grand Slam, Naomi Osaka dan Coco Gauff, sebelum mengatasi Sabalenka di partai puncak. Gelar ini menjadi Grand Slam ketiga Rybakina setelah Wimbledon 2022 dan Australian Open 2026, yang juga diraihnya dengan mengalahkan Sabalenka. Musim ini semakin lengkap setelah sebelumnya dia menjadi runner-up di Toronto.
âSaya datang ke sini setelah melewati banyak hal. Sekarang saya hanya ingin menikmati momen ini,â ujar Rybakina, yang mengaku semakin jatuh cinta kepada New York. Di final, ketenangan menjadi pembeda. Dua petenis dengan pukulan keras itu tampil agresif sejak awal, tetapi Rybakina lebih konsisten memanfaatkan peluang.
Dia menciptakan 12 break point dan mengonversi tiga di antaranya. Pada set pertama, tekanan Rybakina membuat Sabalenka kehilangan kendali dan menyerah 4-6. Sabalenka sempat bangkit pada set kedua. Dia mulai menemukan ritme servis dan akhirnya memperoleh break pertama pada gim terakhir untuk memaksakan set penentuan. Namun, kebangkitan itu hanya menjadi jeda singkat.
Pada set ketiga, Rybakina kembali mengendalikan pertandingan. Dia terus menekan dari baseline, sementara Sabalenka mulai frustrasi. Setelah laga berakhir, Sabalenka bahkan mematahkan raketnya di kursi pemain. âSaya tidak benar-benar bahagia dengan level permainan kali ini. Tetapi dia melakukan servis dengan luar biasa. Dia bermain sangat agresif dan hebat,â ujar Sabalenka.
Kekalahan itu sekaligus mengakhiri peluang Sabalenka menjadi perempuan ketiga setelah Chris Evert dan Serena Williams yang mampu menjuarai US Open tiga tahun berturut-turut. Dia juga menutup musim tanpa gelar Grand Slam untuk pertama kalinya sejak 2022.
Sabalenka mengakui tekanan mengejar gelar ketiga beruntun ikut memengaruhi emosinya. âSangat sulit mengendalikan emosi ketika kalah di final Grand Slam, apalagi ketika mencoba meraih tiga gelar beruntun,â ucapnya. ben/AFP/G-1
- US Open 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Pemkot Banjarmasin Siaga Hadapi Ancaman Lonjakan Penyakit Diare
-
Sabalenka Kalahkan Pegula, Melaju ke Final US Open Keempat Kalinya Secara Beruntun
-
Rodri Resmi Gabung Barcelona, Transfer dari Manchester City Capai 1,5 Triliun Rupiah
-
KOSMAK Desak Jampidsus Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri
-
Basarnas: Tujuh Korban Luka Berat Gempa Manggarai Timur Dievakuasi ke Labuan Bajo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.