Jepang Keluarkan Peringatan Megagempa

Selasa, 21 Apr 2026, 02:45 WIB

TOKYO - Jepang pada Senin (20/4) mengeluarkan peringatan khusus terkait risiko gempa bumi dengan magnitudo 8,0 atau lebih kuat, setelah gempa dahsyat mengguncang wilayah utara negara itu dan memicu peringatan tsunami.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kemungkinan terjadinya gempa bumi besar baru relatif lebih tinggi daripada pada masa normal.

Ket. Foto: Calon penumpang berkerumun di sebuah stasiun kereta setelah layanan kereta cepat Shinkansen dihentikan usai terjadinya gempa dahsyat yang mengguncang wilayah utara Jepang pada Senin (20/4). Menyusul terjadinya gempa dahsyat itu, Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan potensi terjadinya gempa bumi susulan yang relatif lebih besar. — Sumber: AFP/JIJI Press

Peringatan untuk wilayah utara itu dikeluarkan beberapa jam setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 melanda daerah tersebut, mengguncang gedung-gedung besar di Ibu Kota Tokyo, ratusan kilometer dari pusat gempa.

Gempa tersebut, yang awalnya diperkirakan berkekuatan 7,4 sebelum direvisi menjadi 7,5 dan kemudian menjadi 7,7, terjadi pada pukul 16.53 waktu setempat di perairan Pasifik di lepas pantai utara Prefektur Iwate.

“Hingga saat ini belum ada laporan langsung mengenai cedera serius atau kerusakan signifikan,” kata Kepala Sekretaris Kabinet, Minoru Kihara, dalam konferensi pers.

Gempa tanggal 20 April itu berpusat di Samudra Pasifik dan berada pada kedalaman 10 kilometer, menurut JMA.

Pihak berwenang telah mendesak warga untuk menjauhi daerah pesisir di mana gelombang tsunami setinggi hingga 3 meter diperkirakan akan terjadi.

Perdana Menteri Sanae Takaichi mengatakan pemerintah telah membentuk gugus tugas darurat dan mendesak warga di daerah yang terdampak untuk mengungsi ke tempat aman.

“Kemungkinan kerusakan dan korban jiwa sedang ditelusuri,” kata PM Takaichi kepada wartawan di kantornya di Tokyo.

Gelombang terbesar diperkirakan akan menghantam Prefektur Iwate dan Aomori di ujung utara pulau utama Honshu, Jepang, dan Pulau Hokkaido di utara, kata pihak berwenang. Dalam satu jam setelah gempa, gelombang tsunami setinggi 80 sentimeter telah terdeteksi, sementara peringatan tetap berlaku untuk gelombang setinggi 3 meter.

Akibat gempa dahsyat itu, layanan kereta cepat di Aomori, di ujung utara pulau utama Honshu, dihentikan, lapor kantor berita Kyodo. SB/The Star/AFP/I-1

  • Aomori

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.