Film 'Obsession' Meledak di Box Office, Dibuat Modal Rp12 Miliar Raup Rp8 Triliun
Minggu, 13 Sep 2026, 12:29 WIBToronto, Kanada â Curry Barker tahu dirinya telah membuat film yang bagus ketika menyutradarai "Obsession", tetapi ia tidak pernah menyangka film tersebut akan menjadi fenomena box office yang membuat Hollywood terobsesi kepadanya.
Setahun setelah pemutaran perdana film tersebut di Toronto International Film Festival (TIFF), sutradara berusia 26 tahun itu kembali ke ajang tersebut bersama pemeran utama film, Inde Navarrette.
Keduanya masih berusaha mencerna kesuksesan luar biasa film yang dibuat dengan anggaran 750.000 dolar AS dan meraup lebih dari 500 juta dolar AS di box office global itu. "Obsession" pun menjadi salah satu produksi paling menguntungkan dalam sejarah Hollywood.
"Rasanya seperti peringatan satu tahun sejak kehidupan kami berubah," kata Barker kepada AFP.
Film tersebut mengangkat premis sederhana tentang apa yang terjadi ketika sebuah keinginan menjadi kenyataan.
Kisahnya mengikuti Bear (Michael Johnston), yang tidak mampu mengakui perasaannya kepada sahabatnya, Nikki (Inde Navarrette). Suatu malam, dalam keadaan frustrasi, ia membuat permintaan pada sebuah ranting ajaib agar Nikki mencintainya sebesar cintanya kepada Nikki.
Ketika keinginan tersebut mulai menjadi kenyataan, kehidupan Bear berubah menjadi sesuatu yang mengerikan.
"Berhati-hatilah dengan apa yang kamu inginkan," kata Barker sambil tersenyum, menyadari bahwa ungkapan tersebut juga berlaku pada kesuksesan filmnya yang melesat begitu cepat.
"Yang lucu adalah saya rasa tidak ada seorang pun dari kami yang memperkirakan seberapa besar film ini akan berkembang. Saya pikir sebagian besar dampaknya sangat, sangat positif, dan kami sangat senang film ini berhasil dengan sangat baik," katanya.
Namun, kesuksesan tersebut tidak selalu terasa menyenangkan.
"Hal ini bisa menjadi menakutkan, dan ada tekanan untuk karya Anda berikutnya," tambahnya.
'Saya Suka Menjadi meme'
Barker, yang berasal dari Alabama, negara bagian di wilayah selatan Amerika Serikat, mengawali kariernya di dunia perfilman dengan membuat video di YouTube.
Ia mengatakan tengah mengerjakan "sesuatu yang menurut saya keren" untuk proyek berikutnya, tetapi kini ia merasakan beban industri yang mengawasinya.
"Jelas ada tekanan dari dunia luar yang mengatakan, 'Hei, film berikutnya harus sebagus film terakhir,'" ujarnya.
Bagi Navarrette, kesuksesan film tersebut terasa seperti naik roller coaster, tetapi ia memilih "menjalaninya hari demi hari".
Kesuksesan itu tidak diragukan lagi membuka berbagai peluang baru, termasuk perannya sebagai Rogue, karakter X-Men yang mampu mencuri kekuatan mutan lain, dalam Marvel Cinematic Universe.
Namun, perjalanan cepat menuju ketenaran terasa memusingkan bagi aktris berusia 25 tahun tersebut.
"Saya pikir ketika Anda ditempatkan dalam posisi seperti ini, sangat penting untuk melihat kembali diri sendiri dan berkata, 'Oke, perubahan apa yang bisa saya lakukan untuk mempertahankan kreativitas awal dan tetap mempertahankan apa yang saya bisa, sebanyak mungkin, secara autentik?' Karena ini sangat berat!" kata Navarrette kepada AFP.
Beberapa adegan Navarrette yang paling tidak biasa dalam "Obsession" menjadi viral di media sosial hingga berubah menjadi meme. Fenomena tersebut mengejutkan sang aktris, tetapi ia tidak merasa terganggu.
"Saya suka menjadi meme... ini benar-benar sesuatu yang sangat menyenangkan," katanya.
Pelajaran yang Didapat
Kesuksesan box office "Obsession" menjadi bahan perdebatan di Hollywood ketika industri film terus berupaya meningkatkan jumlah penonton bioskop hingga kembali ke tingkat sebelum pandemi COVID-19.
"Hambatan untuk masuk (ke industri) terbuka," kata Barker mengenai peluang memulai karier di industri perfilman. "Saya pikir itulah pelajarannya."
Sementara itu, Navarrette siap melihat film berikutnya yang mampu menjadi fenomena.
"Saya sangat bersemangat melihat apa yang muncul dari TIFF tahun ini dan film-film apa yang dirilis tahun ini.
"Kami menciptakan sebuah preseden bahwa 'Anda akan dipahami', dan orang-orang dari generasi kami memang menyukai sinema. Mereka hanya ingin menikmatinya, sejauh yang saya tahu, dalam bahasa yang dapat mereka pahami," katanya.
- Obsession
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Polresta Bandarlampung Terapkan Standar Kesehatan Ketat di Tiga SPPG
-
Putin Teken Dekret Militer, Kekuatan Tempur Russia Kini Tembus 2,39 Juta Personel
-
Hadirkan Paket Main Golf 2 Jam + Internet 30 GB untuk Pelanggan SIMPATI dan Halo di Wilayah Jabodetabek
-
Amri/Nita Evaluasi Diri Jelang Hadapi Unggulan Pertama
-
Afghanistan Tabuh Genderang Perang Keras terhadap Polio
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.