Cadangan Beras Bulog Tembus 4,5 Juta Ton, Stok Pangan Makin Tebal
Kamis, 01 Okt 2026, 18:30 WIBYOGYAKARTA â Badan Urusan Logistik (Bulog) menyebut cadangan beras pemerintah yang tersedia di gudang-gudang Bulog seluruh wilayah Indonesia mencapai 4,5 juta ton yang sudah dipersiapkan menghadapi dampak El Nino.
"Cadangan beras kita masih 4,5 juta ton, jadi kita memang sudah siap memproduksi dari awal kalau ada El Nino akan datang," kata Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Andi Afdal di Yogyakarta, Kamis (1/10).
Dengan demikian, kata dia, cadangan beras pemerintah yang ada di gudang-gudang BUMN bidang pangan tersebut sudah disiapkan sejak awal-awal pada saat panen raya, atau sebelum terdampak El Nino.
"Jadi saat ini harapan kita cadangan beras kita itu cukup untuk memberikan 'buffering' kita sampai kemudian panen raya akan datang," katanya.
Andi mengatakan, cadangan beras pemerintah di gudang Bulog tersebut akan terus ditambah guna mencukupi kebutuhan pangan hingga akhir tahun 2026, meski terjadi kenaikan permintaan selama musim liburan.
"Akhir tahun, sangat siap. Kita sekarang antisipasi untuk Nataru (Natal dan Tahun Baru) misalnya gitu ya, jadi Nataru yang kemudian awal tahun 2027 yang berdekatan dengan puasa dan Idul Fitri," katanya.
Lebih lanjut, kata dia, pemerintah bersama Bulog terus melakukan berbagai antisipasi agar beras pemerintah terus diproduksi untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat.
"Kita sudah memprediksi hal-hal itu ke depan, agar ada kekuatan untuk mendistribusi di samping produksi. Mungkin orang anggap El Nino ini ada dampak, tapi produksi tetap jalan di beberapa tempat, itu cukup untuk menjadi bantuan kita," katanya.
Dia juga mengatakan, saat ini cadangan beras pemerintah masih dalam batas antisipasi, karena sebenarnya kemampuan produksi beras nasional kalau dibanding tahun 2025 tetap sekitar 34 juta ton seluruh Indonesia.
Dia mengatakan, sementara kebutuhan beras untuk konsumsi masyarakat secara nasional itu rata-rata sekitar 2,5 juta ton per bulan, sehingga kebutuhan beras nasional selama satu tahun mencapai 30 juta ton.
"Jadi harapan kita apalagi dengan cadangan yang tersedia sekarang di Bulog, pemerintah sangat optimis bisa menyelesaikan Nataru, dan kebutuhan kita akhir tahun akan diproduksi dengan baik mulai November-Desember," katanya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mentan Pastikan Pasokan Beras Aman Hingga Panen Maret 2027, Stok Bulog 5 Juta Ton Plus 10 Juta Ton HOREKA
-
Grebeg gunungan Sekaten Solo
-
Pramono Dorong Kolaborasi Tangani Masalah Transportasi
-
BPH Migas: Kami Butuh Dukungan Pihak Terkait demi Kelancaran Distribusi BBM
-
Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.