Menkes: Pemerintah akan Bangun Laboratorium Kesehatan di Seluruh Kabupaten/Kota
Sabtu, 15 Agu 2026, 18:40 WIBJAKARTAÂ - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan pembangunan dan renovasi laboratorium kesehatan masyarakat dilakukan untuk memperkuat sistem surveilans kesehatan nasional. Program tersebut ditujukan agar seluruh kabupaten/kota memiliki fasilitas diagnostik modern untuk mendeteksi penyebaran patogen secara lebih cepat.
Menkes Budi mengatakan penguatan laboratorium menjadi pelajaran penting pandemi Covid-19, ketika fasilitas diagnostik Indonesia masih terbatas. Keterbatasan tersebut menyulitkan pemerintah mendeteksi penyebaran virus secara cepat dan memperluas pelacakan kasus di berbagai daerah.
âDulu saat Covid-19, kita kesulitan sekali melakukan tes diagnostik PCR karena alatnya tidak tersedia. Kondisi itu membuat kita kesulitan mengetahui penyebaran virus dan melakukan pelacakan terhadap masyarakat yang terpapar,â kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (15/8).
Menkes menyampaikan pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat dinilai memperkuat kemampuan pemerintah mendeteksi dan memantau penyebaran patogen di berbagai daerah. Fasilitas tersebut mencakup kemampuan pemeriksaan terhadap patogen, termasuk virus dan bakteri, untuk memperkuat sistem surveilans kesehatan nasional.
âIni seperti radar sistem kita, cuma musuhnya bukan musuh manusia. Tetapi musuhnya adalah patogen, bisa virus atau bakteri,â ujar dia.
Menkes Budi mengatakan laboratorium yang belum tersedia akan dibangun, sedangkan fasilitas yang ada akan direnovasi agar sistem surveilans modern. Selain itu, pemerintah melanjutkan pembangunan dan revitalisasi 441 rumah sakit di berbagai daerah untuk pemerataan layanan kesehatan nasional.
Program tersebut melengkapi 66 rumah sakit yang sebelumnya telah masuk dalam program pembangunan. Sehingga standar pelayanan kesehatan di seluruh kabupaten/kota dapat semakin merata.
âIni akan kita bangun rumah sakit-rumah sakit tersebut. Sehingga seluruh kabupaten kota nanti standar layanan rumah sakitnya sama,â kata Budi.
Budi mencontohkan pembangunan rumah sakit di Halmahera, Toraja Utara, Pulau Anambas, Manggarai Timur, dan Sanana. Pembangunan ditujukan memastikan masyarakat terpencil memperoleh layanan kesehatan dan peralatan modern setara rumah sakit di Pulau Jawa. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro
-
Sumedang Terus Perkuat Produktivitas Pertanian, meski Telah Surplus Beras
-
BMKG Prakirakan Cuaca Berawan Dominasi Sebagian Besar Wilayah Indonesia
-
Hoaks Jelang Muktamar NU, Gus Ipul Minta Warga Nahdliyin Jangan Mudah Terprovokasi
-
Pemerintah tetapkan tenor rumah subsidi hingga 40 tahun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.