Perjuangan Tim Dishut Kalteng Tak Biasa, 3 Jam Naik Perahu Hadapi Kebakaran Tahura
Kamis, 01 Okt 2026, 00:17 WIBPALANGKA RAYA - Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah (Kalteng) menempuh perjalanan sekitar tiga jam naik perahu menjangkau sekaligus melakukan penanganan karhutla di kawasan Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah, Kabupaten Pulang Pisau.
Kepala Dishut Kalteng Agustan Saining di Palangka Raya, Rabu menjelaskan dalam penanganan tersebut, personel Dalkarhutla dan Pemadaman Darat Dishut Kalteng menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya dua unit mesin pompa, 12 roll selang tembak, dua roll selang hisap dan satu nozzle jet.
"Tim juga mendapat dukungan tiga perahu masyarakat Sebangau untuk menjangkau lokasi kebakaran. Petugas harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam menggunakan kelotok dari akses sungai menuju lokasi," jelasnya.
Penanganan dilakukan setelah tim menindaklanjuti karhutla sebelumnya yang berada di kawasan Desa Patung, Karukan Tunggal, pada Selasa (29/9).
Dia menjabarkan kondisi lapangan didominasi semak belukar, daun kering serta pepohonan seperti galam, blangiran dan rasau. Jenis tanah di lokasi berupa mineral dan gambut.
Menurutnya salah satu yang menjadi kendala yang dihadapi tim adalah akses menuju titik karhutla yang cukup sulit. Sumber air untuk pemadaman berasal dari Sungai Sebangau yang berjarak sekitar 60 meter dari titik kebakaran.
"Hingga penanganan berakhir sekitar pukul 16.17 WIB, api belum sepenuhnya padam. Petugas masih menemukan asap yang keluar dari sejumlah batang kayu sehingga diperlukan pemantauan dan pendinginan lanjutan," katanya.
Karena masih terdapat asap pada batang-batang kayu, kondisi lokasi tetap perlu dipantau untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu api.
"Upaya penanganan dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas di kawasan Tahura," katanya.
Dia mengatakan sesuai arahan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran tim terus berupaya secara maksimal melakukan penanganan karhutla di berbagai lokasi secara berkelanjutan, baik seperti melakukan pemadaman, pembatasan penjalaran api hingga pendinginan di lokasi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.