Apa Itu Desil 1-10 yang Akan Dipakai untuk Batasi Beli Pertalite?
Jumat, 14 Agu 2026, 07:14 WIBJAKARTA - Dalam berbagai program bantuan sosial, termasuk penyaluran zakat, sering muncul istilah desil. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami apa itu desil dan bagaimana penggunaannya dalam menentukan penerima bantuan.
Memahami konsep desil sangat penting agar masyarakat mengetahui bagaimana pemerintah dan lembaga seperti BAZNAS menentukan kelompok yang berhak menerima bantuan.
Pengertian Desil
Secara sederhana, desil adalah metode pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi yang dibagi menjadi 10 kelompok.
Kata âdesilâ berasal dari pembagian data statistik menjadi sepuluh bagian yang sama besar. Dalam konteks ekonomi, desil digunakan untuk mengelompokkan masyarakat dari yang paling miskin hingga yang paling sejahtera.
Pembagian Desil dalam Masyarakat
Kelompok desil dibagi menjadi 10 tingkatan, yaitu:
Desil 1: Kelompok masyarakat paling miskin
Desil 2: Sangat rentan miskin
Desil 3â4: Rentan atau hampir miskin
Desil 5â6: Menengah
Desil 7â9: Menengah ke atas
Desil 10: Kelompok paling sejahtera
Semakin kecil angka desil, maka semakin rendah tingkat kesejahteraannya.
Cara Menentukan Desil
Dinas Sosial menjelaskan penentuan desil tidak dilakukan secara sembarangan. Setidaknya ada lima indikator yang digunakan sebagai dasar penilaian, yaitu:
- Pendapatan keluarga
- Kondisi rumah dan fasilitas dasar
- Kepemilikan aset
- Akses terhadap pendidikan dan kesehatan
- Jumlah tanggungan dalam keluarga
- Keberadaan anggota keluarga rentan (lansia, anak, dan disabilitas).
Semua indikator ini diolah melalui DTSEN agar menghasilkan pemeringkatan yang lebih objektif. Masyarakat bisa mengecek besaran desil yang dimilikinya, langkah-langkahnya, yaitu:
1. Buka laman Cek Bansos Kemensos pada tautan https://cekbansos.kemensos.go.id/
2. Masukkan nomor induk kependudukan (NIK)
3. Ketikkan huruf kode atau captcha yang tertera dalam kotak
4. Jika huruf kode kurang jelas, klik refresh
5. Klik tombol âCARI DATAâ.
Akan tampil desil dan ketentuan apakah detikers menerima bansos atau tidak. Jika dirasa data desil tidak sesuai, masyarakat bisa melakukan pemutakhiran data dengan melapor ke kelurahan/desa setempat.
Fungsi Desil dalam Penyaluran Bansos
Masih mengutip Dinas Sosial, berbagai fungsi desil dalam penyaluran bansos, yaitu:
1. Batuan menjadi lebih tepat sasaran karena hanya warga yang benar-benar membutuhkan yang masuk prioritas bantuan.
2. Data transparan dan jelas, sehingga masyarakat dapat memahami mengapa mereka menerima atau tidak menerima bantuan.
3. Mengurangi kesalahan data, karena sudah terpadu di DTSEN.
4. Proses pencairan data lebih cepat dan efisien karena tidak lagi membutuhkan proses panjang dan berulang.
Fungsi Desil dalam Program Bantuan
Desil digunakan oleh pemerintah untuk menentukan siapa yang berhak menerima bantuan sosial. Data ini biasanya bersumber dari pendataan kesejahteraan masyarakat seperti DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Dalam praktiknya, bantuan sosial umumnya diberikan kepada Desil 1â4 namun program pemberdayaan bisa menyasar Desil 1â6 dan desil atas biasanya tidak menjadi prioritas penerima bantuan
Peran Desil dalam Penyaluran Zakat
Dalam konteks zakat, konsep desil membantu lembaga seperti BAZNAS dalam menentukan prioritas mustahik (penerima zakat).
Meskipun dalam Islam penerima zakat ditentukan berdasarkan 8 asnaf, penggunaan data desil dapat membantu mengidentifikasi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, memastikan zakat tepat sasaran, serta mendukung program pengentasan kemiskinan
Dengan demikian, zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga dapat diarahkan untuk program pemberdayaan ekonomi.
Pentingnya Memahami Desil bagi Masyarakat
Dengan memahami desil, pertama masyarakat dapat mengetahui posisi tingkat kesejahteraannya, kedua memahami alasan menerima atau tidak menerima bantuan, ketiga mendukung transparansi program sosial.
Hal ini juga membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyaluran bantuan, baik dari pemerintah maupun lembaga zakat.
Zakat dan Kepedulian Sosial
Zakat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah, tetapi juga sebagai solusi dalam mengurangi kesenjangan sosial. Dengan didukung data seperti desil, penyaluran zakat dapat menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, zakat dapat dikelola secara profesional untuk membantu masyarakat yang berada pada kelompok ekonomi terbawah.
Mari bersama-sama meningkatkan kepedulian sosial dan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Sumber baznas.go.id/berbagai sumber
- Desil Bansos
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Inter Menang 2-0 atas Cremonese, Unggul Delapan Poin di Klasemen
-
Berikut Cara Cek Desil Bansos Kemensos 2025 Secara Online, Lebih Cepat dan Transparan
-
Saham Meta Melonjak Setelah Laporan Pendapatan Lampaui Ekspektasi
-
ESDM Optimalkan Potensi Energi Surya 3.294 GW demi Perluasan Akses Listrik Nasional
-
Apple Klaim iPhone Terbaru Mendapat Respons “Luar Biasa”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.